Nama Perusahaan yang Membantu FBI Meretas iPhone Akhirnya Terungkap

Kompas.com - 17/04/2021, 18:02 WIB

Ketika itu, Apple menolak untuk membuat software yang akan membuka kunci ponsel buatannya itu. Dengan alasan bahwa perangkat lunak semacam itu akan melemahkan enkripsi untuk semua pengguna iPhone lainnya, serta dapat mengancam privasi pengguna.

Baca juga: Alasan Apple Melindungi iPhone Teroris dari Peretasan FBI

"Pemerintah AS telah meminta sesuatu yang tidak kami miliki, dan sesuatu yang kami anggap terlalu berbahaya untuk dibuat," tulis CEO Apple Tim Cook dalam sebuah pernyataan pada saat itu.

Cook melanjutkan, pemerintah berpotensi memperpanjang pelanggaran privasi ini dengan menuntut Apple untuk membangun software pengawasan informasi pengguna iPhone.

"(Tujuannya bisa) untuk mencegat pesan Anda, mengakses catatan kesehatan atau data keuangan Anda, melacak lokasi Anda, atau bahkan mengakses mikrofon atau kamera ponsel Anda tanpa sepengetahuan Anda,” kata Cook.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.