Joko Anwar Bagikan Tips Membuat Film Pendek dengan Vivo X60 Series

Kompas.com - 03/05/2021, 16:30 WIB
Sutradara Film, Joko Anwar dalam acara peluncuran smartphone Vivo X60 Series VivoSutradara Film, Joko Anwar dalam acara peluncuran smartphone Vivo X60 Series

KOMPAS.com - Keunggulan kamera belakang di Vivo X60 Series, membuat perangkat tersebut dapat digunakan untuk berbagai hal salah satunya adalah untuk membuat film pendek.

Sebagai varian teratas, Vivo X60 Pro tentunya dibekali dengan fitur fotografi yang lebih canggih dibanding X60 "reguler".

Menurut Sutradara Film, Joko Anwar, sederet fitur fotografi yang dimiliki Vivo X60 Pro, layak untuk membuat sebuah film pendek. Terlebih, kamera belakang Vivo X60 Series kini dirancang melalui kemitraan dengan pabrikan kamera asal Jerman, Zeiss.

Baca juga: Ernest Prakasa: Samsung Galaxy S20 Layak untuk Bikin Film Pendek

"Teknologi smartphone dengan kamera canggih seperti Vivo X60 Pro 5G sangat membantu eksplorasi dan penuangan ide-ide saya dalam membuat film," tutur Joko Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Senin (3/5/2021).

Kehadiran teknologi penstabil gambar Gimbal Stabilization 2.0 di Vivo X60 Pro juga diklaim mampu membuat kamera tetap stabil meski mengalami guncangan ekstrem saat pengambilan gambar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apalagi setelah mencoba teknologi ZEISS Co-engineered Imaging System, Gimbal Stabilization 2.0, dan Extreme Night Vision 2.0 yang ada di dalam smartphone ini. Bahkan saya bisa mendapatkan gambar-gambar terbaik dengan maksimal walau dalam keadaan terang maupun gelap, atau dalam kondisi jalanan yang mulus ataupun bergelombang," ungkap Joko Anwar.

Joko Anwar turut membagikan sejumlah tips secara umum dalam pembuatan film pendek menggunakan kamera Vivo X60 Series. Apa saja hal yang mesti diperhatikan? Simak selengkapnya dalam uraian berikut ini.

1. Siapkan ide cerita dan storyboard

Menurut Joko Anwar, ide berperan penting sebelum produksi film dilakukan. Seorang film maker juga harus bisa menghasilkan ide dan gagasan yang menarik untuk menggarap sebuah film.

Setelah menemukan ide, carilah referensi gambar, video, maupun moodboard untuk menuangkannya ke dalam storyboard.

Misalnya di bulan Ramadhan seperti saat ini, momen kebersamaan dengan keluarga atau hari Raya Idul Fitri bisa menjadi alternatif ide yang menarik.

2. Kenali lokasi pengambilan gambar

Seorang film maker harus mampu memahami medan atau lokasi pengambilan gambar. Ketika mengambil adegan video berlari, meloncat, atau berkendara, pengguna bisa memanfaatkan fitur penstabil gambar Gimbal Stabilization 2.0.

Baca juga: Simak Trailer Film Konfabulasi yang Direkam dengan Galaxy S21 Ultra

"Dengan memanfaatkan Gimbal Stabilization 2.0 pada Vivo X60 Pro 5G, setiap gambar video yang direkam akan tetap mulus, jelas, dan tidak buram walau merekam sambil bergerak," kata Joko Anwar.

Sistem kerja penstabil gambar ini juga didukung dengan teknologi "VIS 5-Axis Stabilization". Teknologi stabilisasi gambar ini berguna untuk mengimbangi guncangan kamera saat pengambilan gambar agar hasilnya tetap tajam.

Apabila ingin memotret objek yang bergerak cepat, Anda cukup mengaktifkan fitur Pro Sport Mode atau Kids Snapshot ketika Anda ingin menangkap gerakan lincah anak-anak.

3. Gunakan ponsel dengan kamera beresolusi tinggi

Berkat teknologi yang dijuluki "Vivo ZEISS Co-engineered Imaging System", kamera belakang di Vivo X60 dan X60 Pro diklaim mampu menghasilkan foto berkualitas dengan tingkat ketajaman dan kejernihan gambar yang profesional khas lensa ZEISS.

Kamera utama beresolusi 48 MP di Vivo X60 Series juga mendukung teknologi Pixel Shift Ultra HD Imaging yang berfungsi untuk menghasilkan foto dengan tingkat detil lebih maksimal.

Jika ingin menghasilkan video layaknya film profesional, Anda bisa memanfaatkan fitur Cinematic Master untuk pengambilan gambar layar lebar dan audio spasial dengan sentuhan sinematik.

4. Manfaatkan berbagai fitur saat mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya (low light)

Fitur Extreme Night Vision 2.0 di Vivo X60 dan X60 Pro diklaim mampu membidik obyek di kondisi minim cahaya (low light) atau lingkungan yang terbilang lumayan gelap.

Dengan aperture (f/1.48) dan ISO yang ditingkatkan, gambar yang dihasilkan pun semakin terang karena jumlah cahaya yang masuk semakin banyak.

Baca juga: Tiga Fitur Fotografi Profesional di Vivo X60 Series

Untuk mengoptimalkan pengambilan gambar di malam hari, Anda bisa mengandalkan fitur Ultra-Wide Night Mode dan Super Pano Mode apabila ingin menangkap objek seperti gedung atau suasana kota di malam hari.

Adapun fitur HDR Super Night Portrait yang berfungsi untuk mengambil gambar di kondisi gelap dengan hasil yang lebih jernih. Anda juga bisa memanfaatkan mode Potret Pro 50mm, jika ingin menghasilkan gambar menjadi lebih alami.

Di Indonesia, Vivo X60 dibanderol dengan harga Rp 8 juta, sedangkan Vivo X60 Pro dipatok seharga Rp 10 juta. Vivo X60 dan X60 Pro kompak tersedia dalam dua varian warna yaitu Midnight Black dan Shimmer Blue.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.