Data BPJS Kesehatan Bocor, Cek Apakah Anda Terdampak?

Kompas.com - 25/05/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi situs web periksadata.com/bpjs. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi situs web periksadata.com/bpjs.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Komunitas Ethical Hacker Indonesia membuat sebuah situs web yang bisa digunakan untuk mengecek apakah data BPJS Kesehatan pengguna termasuk dalam 1 juta data yang bocor ke publik atau tidak.

Laman pengecekan tersebut bisa diakses di alamat https://periksadata.com/bpjs dan dikuak pertama kalinya oleh pendiri Komunitas Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto di Twitter.

Pada situs web itu, masyarakat Indonesia yang terdaftar di BPJS Kesehatan bisa memasukkan nomor keanggotaannya masing-masing.

Apabila data mereka tidak termasuk dalam 1 juta data pengguna BPJS Kesehatan yang dibocorkan oleh akun bernama "Kotz" secara gratis di Raid Forums beberapa waktu lalu, maka akan muncul laman "Wah Selamat!" sebagaimana ilustrasi berikut.

Ilustrasi situs web Periksadata.com yang bisa mengecek kebocoran data BPJS KesehatanKOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi situs web Periksadata.com yang bisa mengecek kebocoran data BPJS Kesehatan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, apabila nomor anggota BPJS Kesehatan yang diinput termasuk dalam data 1 juta tadi, maka situs web tersebut akan menampilkan halaman yang bertuliskan "Yah data kamu bocor :(", sebagaimana ilustrasi yang diunggah Teguh di twit di tautan berikut.

Yang perlu dicatat, jika laman web ini menampilkan data BPJS Kesehatan Anda aman tetapi tidak menutup kemungkinan data Anda ikut bocor. Karena sang penjual data tersebut mengklaim memiliki data 279 juta penduduk Indonesia.

"Saat ini data yang tersedia hanya sampel yang diberikan (secara gratis) oleh pelaku (Kotz) sebanyak 1 juta data," tutur Teguh.

"Walaupun data kamu tidak ada di sampel yg diberikan oleh pelaku, kemungkinannya sangat besar data kamu ikut bocor bersamaan dengan 279 juta orang lainnya," imbuh Teguh.

Teguh mengklaim bahwa nomor keanggotaan BPJS Kesehatan yang diinput oleh pengguna di situs web periksadata.com ini tidak disimpan di dalam server dan hanya digunakan untuk pengecekan semata.

Baca juga: Kronologi Kasus Kebocoran Data WNI, Dijual 0,15 Bitcoin hingga Pemanggilan Direksi BPJS

Bocor di Raid Forums

Sebelumnya dilaporkan data 279 juta penduduk di Indonesia dijual di forum online Raid Forums oleh akun bernama Kotz.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X