Kompas.com - 05/08/2021, 12:27 WIB
Galaxy S21 Ultra dan kotak kemasannya KOMPAS.com/ OIK YUSUFGalaxy S21 Ultra dan kotak kemasannya

KOMPAS.com - Awal tahun ini, Samsung resmi merilis ponsel Galaxy S21 series ke pasar global. Melihat dari banyaknya rumor yang beredar soal perangkat tersebut sebelum diluncurkan, jajaran Galaxy S21 agaknya dinanti-nanti oleh konsumen.

Namun, laporan firma keuangan asal Korea Selatan, Kiwoom Securities, menyebutkan bahwa Galaxy S21 ternyata tak selaris Galaxy S20 sebelumnya.

Kiwoom Securities mencatat bahwa Samsung mengirimkan total sebanyak 13,5 juta unit Galaxy S21 series -termasuk Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra- dalam periode 6 bulan sejak peluncurannya.

Angka itu lebih rendah 20 persen dibandingkan lini Galaxy S20 tahun lalu yang terkirim sebanyak 17 juta unit dalam periode yang sama. Padahal, Galaxy S20 sudah menjadi lini Galaxy S dengan penjualan terendah di luar Galaxy S generasi pertama.

Baca juga: Atlet Olimpiade Tokyo 2020 Dapat Ponsel Samsung Galaxy S21 Edisi Khusus

Jika dibandingkan dengan seri Galaxy S10 yang mencetak 25,5 juta unit dalam semester pertama, pengiriman Galaxy S21 lebih rendah sebanyak 47 persen.  Dengan kata lain, pengiriman lini ponsel flagship Samsung mengalami penurunan 2 tahun berturut-turut. 

Untuk mendongkrak penjualan Galaxy S21, Samsung memajukan tanggal rilisnya dan mengurangi harganya dibandingkan Galaxy S20. Namun strategi ini agaknya kurang efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketertarikan konsumen terhadap lini Galaxy S disinyalir sudah berkurang. Samsung pun disebut membutuhkan "senjata" baru untuk meningkatkan nilai kompetitif dari seri ponsel flagship tersebut.

"Seiring pasar smartphone yang kian matang, faktor-faktor diferensiasi mulai samar," kata analis Kiwoom Securities, Kim Ji-san, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Business Report Korea, Kamis (5/8/2021).

Salah satu strategi baru yang kabarnya sedang disiapkan oleh Samsung adalah penggunaan pengolah grafis (GPU) AMD di chip Exynos 2200 yang akan mengotaki ponsel flagship berikutnya, Galaxy S22.

Baca juga: Bocoran Performa Chip Exynos 2200, Lebih Kencang dari Apple A14 Bionic?

AMD adalah pembuat GPU Radeon yang digunakan di PC, sekaligus komponen CPU dan GPU di konsol game PS5 dan Xbox Series X. Konon GPU AMD di Exynos 2200 akan sangat bertenaga sehingga tidak bisa disaingi oleh chip Snapdragon teratas sekalipun.

Tahun ini, Samsung memutuskan untuk tidak merilis model baru Galaxy Note -lini ponsel flagship lainnya dari pabrikan tersebut- karena masalah kelangkaan chip global.

Sebagai gantinya, Samsung akan memperkenalkan duo ponsel lipat Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3. Keduanya diperkirakan akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked pada 11 Agustus mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.