Kompas.com - 13/08/2021, 13:07 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Sebagian smartphone terkini yang beredar di Indonesia sudah dibekali konektivitas 5G, tapi tak semuanya bisa langsung terhubung ke jaringan 5G karena masih ada perangkat yang "mengunci" fitur tersebut dengan software lock.

Terkait hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate menginstruksikan kepada para vendor smartphone untuk membuka "kunci" jaringan 5G di ponsel buatan mereka. Fitur 5G di ponsel bisa di-unlock melalui update software.

Johnny juga mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah mengembangkan ekosistem pendukung 5G, agar jaringan generasi kelima ini bisa memberi peluang pengembangan teknologi dalam negeri.

Baca juga: Adu Ponsel 5G Rp 3 Jutaan, Redmi Note 10 5G Vs Realme 8 5G

"Secara khusus mengenai ketersediaan perangkat smartphone 5G, Kominfo telah meminta kepada seluruh pabrikan dan vendor 5G untuk membuka software 5G, sehingga smartphone yang sudah, bisa digunakan untuk cover 5G," ungkap Johnny.

Mengenai persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Kominfo mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan TKDN khusus untuk perangkat 5G.

Saat ini, regulasi TKDN berlaku sebatas untuk teknologi jaringan dan perangkat telekomunikasi 4G. Pengembangan TKDN perangkat 5G nantinya akan mengacu pada besaran TKDN 4G tersebut.

"Ini semuanya untuk efisiensi dan keekonomian industri dalam negeri," ungkap Johnny, melalui keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (13/8/2021).

Sejauh ini di Indonesia, ada dua operator seluler yang sudah menyediakan layanan 5G komersial yakni Telkomsel sejak 27 Mei lalu dan Indosat yang sudah beroperasi pada 7 Juni.

Baca juga: Dapat Sertifikat ULO, XL Axiata Siap Gelar 5G

XL Axiata pun kemungkinan dalam waktu dekat akan menggelar jaringan generasi kelima tersebut. Operator seluler ini baru dinyatakan lulus Uji Laik Operasi (ULO) lewat uji kelayakan yang dilakukan di wilayah Jalan Margonda, Kota Depok, pada 3-5 Agustus.

Hingga saat ini, jaringan 5G komersial setidaknya sudah hadir di sejumlah titik di 9 kota atau wilayah. Yaitu Jabodetabek, Bandung, Batam, Balikpapan, Makassar, Surakarta, Surabaya, Denpasar, serta Medan.

"Ke depannya, kita semua berharap, tentu harus menjaga komersialisasi 5G dapat berkembang dengan baik di Indonesia," ungkap Johnny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.