Riset: Situs Streaming Ilegal Raup Rp 18 Triliun Per Tahun

Kompas.com - 13/08/2021, 19:19 WIB
Ilustrasi iklan digital shutterstockIlustrasi iklan digital

KOMPAS.com - Pembajakan masih menjadi isu utama di industri perfilman, apalagi di era yang serba internet ini. Sebab, pengguna bisa dengan mudah mengakses film dan serial TV melalui aplikasi atau situs streaming ilegal.

Bisnis ilegal ini nyatanya memang menggiurkan, sampai para pelakunya rela "kucing-kucingan" dengan aparat dan pemerintah.

Pasalnya, menurut riset terbaru dari organisasi nirlaba Digital Citizens Alliance dan perusahaan anti-pembajakan White Bullet Solutions, situs web dan aplikasi streaming ilegal bisa meraup keuntungan dari iklan digital hingga 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 18,6 triliun, setiap tahunnya.

Sebagian dari keuntungan itu dilaporkan berasal dari iklan milik perusahaan teknologi raksasa, seperti Amazon, Facebook, hingga Google.

Dalam laporannya, Digital Citizen dan White Bullet mengidentifikasi adanya 84.000 situs hiburan terlarang. Dari jumlah itu, sebanyak 6.000 situs dan 900 aplikasi paling populer dan aktif, dipilih sebagai sample penelitian ini.

Selama Juni 2020 hingga Mei 2021, iklan yang muncul di 6.000 situs dan 900 aplikasi hiburan ilegal itu dipantau.

Baca juga: 5G Membuat Perilaku Konsumsi Streaming Video Berubah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber keuntungan

Hasilnya, selama periode tersebut, situs web streaming ilegal itu berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 1 miliar dollar AS (setara Rp 14,37 triliun) dari iklan digital.

Sementara aplikasi hiburan ilegal mendapat keuntungan sebesar 258 juta dollar AS dari iklan digital, kira-kira Rp 3,7 triliun. Bila dikalkulasikan, jumlah keuntungan yang didapat dari iklan digital itu sendiri mencapai Rp 18,6 triliun.

Dari seluruh iklan yang terpantau, perusahaan teknologi terkemuka seperti Amazon, Facebook dan Google, menyumbang sekitar 28 persen iklan yang muncul di situs web dan aplikasi hiburan ilegal.

Dengan rincian, 4 persen di situs web dan 24 persen di aplikasi ilegal.

Halaman:


Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.