Mengenang Steve Jobs lewat Pandangannya tentang Kehidupan

Kompas.com - 06/10/2021, 06:37 WIB
Steve Jobs saat memperkenalkan iPhone generasi pertama tahun 2007 AppleSteve Jobs saat memperkenalkan iPhone generasi pertama tahun 2007

Dipecat, lalu kembali dan menyelamatkan Apple

Kesuksesan Apple tentu tak serta-merta mulus. Jobs bahkan pernah didepak dari perusahaan yang ia dirikan.

Singkat cerita, pada tahun 1985 atau 9 tahun setelah mendirikan Apple, Jobs bertengkar dengan CEO Apple saat itu, John Sculley. Masalah utamanya adalah gara-gara penjualan Lisa dan Macintosh yang buruk dan menumpuk di gudang sehingga membuat perusahaan rugi.

Meskipun sempat mendirikan perusahaan bernama Next dan membeli saham Pixar dari George Lucas di tahun 1986, Jobs tetap kembali ke Apple di tahun 1996. Saat itu, Apple mengakuisisi Next seharga 400 juta dollar AS.

Baca juga: Sejarah Apple yang Tak Jadi Bangkrut karena Microsoft

Jobs lebih dulu menjabat sebagai konsultan paruh waktu hingga akhirnya diangkat menjadi CEO Apple. Seakan ingin membuktikan kapasitasnya, Jobs terus berinovasi di Apple dan menciptakan produk-produk yang mendobrak pasar saat itu.

Inovasi Jobs berhasil menyelamatkan Apple yang sudah berada di pinggir jurang kehancuran finansial. Di tahun 1998, ia memperkenalkan iMac dan setahun setelahnya meluncurkan laptop pertamanya bernama iBook.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun 2001, Jobs kembali menelurkan revolusi teknologi lewat iTunes, sebuah perangkat pemutar musik yang mampu mengubah musik ke format digital MP3.

Di tahun yang sama, Apple juga memperkenalkan iPod. Dua perangkat itu membuat Apple melesat dan semakin diakui di pasaran. Tahun 2007, Jobs mengubah nama Apple dari Apple Computer Company menjadi Apple Inc.

Di tahun yang sama pula, Jobs memperkenalkan terobosan perangkat mobile dengan memperkenalkan iPhone, sebuah ponsel layar sentuh tanpa keyboard fisik.

Menginspirasi agar tak takut gagal

Steve Jobs (kanan) mengenakan baju hangat berlogo NeXT ComputerGQ.COM Steve Jobs (kanan) mengenakan baju hangat berlogo NeXT Computer

Sempat didepak, lalu kembali lagi ke Apple dengan sederet inovasi mutakhir yang menggebrak pasar teknologi, menjadi bukti betapa gigihnya Steve Jobs. Ia memang dikenal sebagai sosok yang tahan banting dan tidak mudah menyerah.

Banyak pemikiran Jobs yang kemudian menjadi inspirasi agar tidak takut dengan kegagalan.

"Terkadang saat berinovasi Anda membuat kekeliruan. Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah cepat mengakuinya dan hadapilah masalah itu dengan terus mengembangkan inovasi baru," begitu salah satu kutipan pernyataan Jobs yang mendunia.

Pemikiran ini diyakini menjadi salah satu kekuatan Jobs untuk sukses bersama Apple.

Baca juga: Perkataan dan Pemikiran yang Inspiratif dari Steve Jobs

Di konferensi AllthingsD pada tahun 2010, Jobs juga bercerita bahwa salah satu kebahagiannya adalah melihat konsumen puas dengan produk buatan Apple. Hal itu seakan menjadi "mood booster" hidupnya untuk terus berkarya.

"Itulah yang membuat saya untuk terus bertahan. Itulah yang menguatkan saya pada 5 tahun lalu, 10 tahun lalu, ketika semua kesempatan hampir tertutup. Dan, ini yang akan terus menyemangati saya pada lima tahun ke depan, apa pun yang akan terjadi."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.