Kompas.com - 04/11/2021, 12:05 WIB
ilustrasi Tiket.com. Tiket.com via KrAsiailustrasi Tiket.com.

KOMPAS.com - Saat pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, industri travel menjadi salah satu yang paling dulu terdampak secara signifikan.

Pandemi yang diikuti dengan imbauan tetap di rumah membuat perusahaan booking dan ticketing online, seperti Tiket.com kena imbasnya juga.

Pada April 2020, atau sebulan sejak kasus pertama Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia, penjualan Tiket.com dilaporkan langsung turun drastis hingga 75 persen.

Meski diterpa masa-masa sulit, Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa mengungkapkan bahwa perusahaannya tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.

Baca juga: Setahun Pandemi, Bagaimana Karyawan Gojek Bekerja?

"Ini karena hal pertama yang menjadi fokus Tiket.com adalah menjaga keberlanjutan perusahaan dan kesejahteraan semua karyawan," kata Gaery melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Kamis (4/11/2021).

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Gaery, Tiket.com memilih beradaptasi dengan pandemi. Strategi bisnis diatur ulang dengan cara memangkas biaya operasional dan pemasaran di awal pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat awal-awal kebijakan kerja dari rumah diberlakukan (WFH), Tiket.com bahkan memotong anggaran promosi hingga nol, alias tidak ada sama sekali.

"Hal ini dilakukan untuk mempertahankan karyawan agar tidak terjadi PHK dan tidak ada pemotongan gaji," kata Gaery.

Di samping itu, Tiket.com juga tetap aktif melakukan perekrutan karyawan meski terdampak pandemi. Gaery menyebutkan, total karyawan Tiket.com hingga saat ini sudah berjumlah lebih dari 1.000 orang.

"Liburan balas dendam" picu kenaikan bisnis travel

Dalam acara webinar yang disiarkan kemarin, Rabu (3/11/2021), Gaery melaporkan bahwa volume penjualan Ticket.com sudah berangsur pulih pada 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.