Tiket.com Klaim Transaksi Melonjak, Penyebabnya "Liburan Balas Dendam"

Kompas.com - 03/11/2021, 14:04 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket perjalanan dan hotel, Tiket.com, mencatatkan adanya kenaikan transaksi pada kuartal-III (Q3) 2021 ini. Kenaikan tersebut bahkan mencapai angka 52 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Menurut Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa, salah satu pemicu kenaikan tersebut adalah adanya "travel revenge" atau kegiatan "liburan balas dendam".

Disebut "balas dendam" karena orang-orang sudah mulai merasa jenuh dengan rutinitas selama pandemi hampir dua tahun terakhir, seperti rapat virtual, kerja dari rumah, isolasi, karantina, dan sebagainya.

Selama pandemi ini, kebanyakan orang-orang juga tak bisa atau mengurungkan niatnya untuk jalan-jalan.

"Pada kuartal III-2021, secara keseluruhan, transaksi di Tiket.com menanjak 52 persen, di bandingkan periode yang sama tahun 2020," ungkap Gaery dalam acara webinar yang digelar hari ini, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Disebut Berstatus Unicorn, Tiket.com Ungkap Sedang Jajaki IPO

Dari seluruh lini produk Tiket.com, Gaery mengatakan, tiket hiburan dan hotel menyumbangkan transaksi paling besar pada kuartal III-2021 ini.

Gaery melaporkan, tiket Hiburan sendiri mengalami kenaikan transaksi paling signifikan, yakni hingga 662 persen. Sementara tiket Hotel mencetak kenaikan hingga 68 persen.

"Bila dikalkulasi, total volume transaksi dari awal tahun sampai sekarang, peningkatannya itu lumayan, yakni 10 persen," kata dia.

Pengaruh vaksinasi

Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa berbicara dalam webinar yang diselenggarakan pada Rabu (3/11/2021).KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa berbicara dalam webinar yang diselenggarakan pada Rabu (3/11/2021).
Selain "travel revenge", menurut Gaery, kenaikan transaksi pembelian tiket di Tiket.com ini tak lepas dari beberapa faktor utama.

Pertama, adanya optimisme masyarakat. Walau sempat ada gelombang kedua Covid-19 di Indonesia pada Juli-Agustus 2021 lalu, masyarakat kini sudah mulai sadar dan menaati protokol kesehatan (prokes).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.