Inilah Wanita di Balik Suara Apple Siri

Mashable

Apple Siri
Mashable
Apple Siri

KOMPAS.com — "What can I help you with?", kalimat sapaan tersebut akan muncul ketika pengguna iOS menjalankan fitur personal assistant Siri di perangkatnya. Sejenak kemudian, Siri sudah bisa diajak berinteraksi untuk mencari informasi atau sekadar "bercakap-cakap" dengan topik konyol sekadar menghibur diri.

Pengguna iOS tentulah sudah akrab dengan suara perempuan Siri yang kaku dan terkesan mirip robot, datar dan tanpa emosi. Yang mungkin belum banyak diketahui adalah sosok wanita sungguhan yang berada di balik suara tersebut, Susan Bennet namanya.


Susat Bennet, pemilik suara di voice assistant Apple Siri.

Sebagaimana dilansir oleh CNN, Bennet merupakan voice talent yang mengisi suara aplikasi Voice Assistant Siri versi original yang pertama kali muncul di iPhone 4S dua tahun lalu. Sejak itu, suaranya telah menyapa jutaan pengguna gadget iOS di seluruh dunia.

Bennet pertama kali merekam suaranya tahun 2005 dengan perusahaan bernama ScanSoft yang sedang menyusun pangkalan data suara untuk berbagai macam keperluan teknologi otomatis. Setelah diproses, kumpulan suara dari database ini kemudian dipakai di perangkat-perangkat seperti GPS dan sistem telepon.

Tapi ketika itu Bennet tak tahu suaranya akan dipakai untuk alat apa. Hingga kemudian pada 2011 seorang teman memberi tahu dia bahwa perangkat iPhone 4S yang baru ternyata memiliki personal assistant yang suaranya mirip dengan Bennet.

Bennet yang tidak memiliki iPhone 4S lalu membuka situs Apple, di mana dia mendengar sapaan Siri untuk pertama kalinya. "Seketika itu juga saya langsung tahu bahwa itu suara saya," ujarnya.

Bennet sendiri sebelumnya sudah sangat akrab dengan dunia isi suara. Aktris voice-over yang tinggal di Atlanta, Amerika Serikat, ini telah berkecimpung di bidang tersebut selama lebih dari 40 tahun. Selain gadget iOS, suaranya bisa ditemukan di iklan TV, sistem GPS, bahkan bandar udara.

Selama dua tahun sejak debut perdana Siri, Bennet menyembunyikan fakta tentang kontribusi dirinya. Dia memang biasa tidak dikenal sebagai pengisi suara. Tapi kemudian muncul sebuah video di internet yang menimbulkan salah kaprah tentang "identitas sebenarnya" dari Siri. Bennet lalu memutuskan untuk mengklarifikasi.

"Saya harus menimbang-nimbang, juga tak yakin dengan aspek legalitasnya. Tapi belakangan semua orang seperti ingin tahu siapa sosok di balik Siri. Maka saya pikir mungkin sudah waktunya untuk berbicara," ujar Bennet.

Apple menolak berkomentar mengenai pangakuan Bennet. Tapi, Ed Primeau, seorang pakar forensik audio yang dihubungi CNN menyatakan bahwa Bennet memang benar merupakan sosok di belakang Siri. "Suara mereka identik, 100 persen cocok," katanya.

Kini, setelah sejumlah update, dan dalam sistem operasi iOS 7, kiprah Bennet dilanjutkan oleh beberapa pengisi voice-over baru. Siri pun telah resmi difinalisasi dan melepas label beta. Namun, tentulah suara Bennet dalam teknologi personal assistant yang ikonik itu tak akan dilupakan pengguna.

Seperti apa suara Susan Bennet dibandingkan dengan Siri? Simak video kutipan wawancara di bawah ini.

Sumber: CNN
Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Jumat, 4 September 2015 12.44 WIB
Google Maps "Bercerai" dengan Street View
Gadget
Software
Jumat, 4 September 2015 11.10 WIB
Microsoft, Intel, dan Google Siapkan "Pembunuh" Flash
Gadget
Jumat, 4 September 2015 10.57 WIB
Vendor Jepang Beberkan Bukti iPhone 6s Bakal Laris
Software
Jumat, 4 September 2015 10.35 WIB
WhatsApp Capai 900 Juta Pengguna Aktif
TERPOPULER
Kamis, 3 September 2015 10.31 WIB
Terlalu Seksi, Model Cantik Ini "Diblokir" Snapchat
Senin, 31 Agustus 2015 19.58 WIB
Programer Direkrut Google Hanya gara-gara "Googling"
Rabu, 2 September 2015 10.46 WIB
Apa Alasan Google Ubah Logo?
Selasa, 1 September 2015 11.54 WIB
Foxconn Batal Bangun Pabrik Ponsel di Indonesia
Rabu, 2 September 2015 08.43 WIB
Google Punya Logo Baru
Senin, 31 Agustus 2015 10.48 WIB
Ini Bocoran Harga Duo iPhone 6S
Selasa, 1 September 2015 09.55 WIB
Daftar Lengkap "Jalan Pintas" untuk Windows 10
Kamis, 3 September 2015 09.54 WIB
Predator 6, Smartphone Gaming dari Acer
Rabu, 2 September 2015 09.20 WIB
Evolusi Logo Google dari Masa ke Masa