Ini 11 Pemenang Rice Bowl Startup Awards - Kompas.com

Ini 11 Pemenang Rice Bowl Startup Awards

Ingki Rinaldi
Kompas.com - 05/08/2016, 07:22 WIB
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Kantor Go-Jek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah perusahaan rintisan (startup) teknologi di Indonesia beserta sejumlah pihak terkait dalam ekosistem perekonomian digital beroleh penghargaan dalam 11 kategori berbeda pada Rabu (3/8/2016) malam. Penghargaan itu diberikan dalam ajang Rice Bowl Startup Awards (RBSA) atau ASEAN Startup Award.

Pengumuman para pemenang dalam 11 kategori berbeda itu dilakukan sejumlah pihak. Di antaranya oleh Lilyana Abdul Latif, Technical Director New Entrepreneurs Foundation yang menyelenggarakan lomba tersebut dan praktisi teknologi pendidikan Herry Fahrur Rizal.

Para pemenang dalam 11 kategori tersebut masing-masing adalah Go-Jek sebagai Startup of the Year; YesBoss sebagai Best New Comer; E-Fishery sebagai Best Disruptor/Game Changer; Convergence Ventures sebagai Best Professional Investor; dan Nadiem Makarim sebagai Founder of the Year.

Selain itu terdapat pula Sofian Hadiwijaya sebagai Developer Hero; Nadine Freischlad sebagai Startup Journalist of the Year; Aulia Masna sebagai Best Social Media Influencer; Tokopedia sebagai Best Campaign of the Year; Ruangguru sebagai Best Social Entrepreneur for Tech Startup; dan Veritrans sebagai Tech Support/Service Provider of the Year.

Salah seorang pemenang, Sofian Hadiwijaya dalam pidato atas kemenangannya mengatakan ia terkejut dengan hasil tersebut. Ia menyebutkan, sejumlah nominator dalam kategori tersebut adalah teman-temannya dan sebagian di antaranya merupakan guru bagi dirinya.

Para pemenang itu selanjutnya bakal kembali diadu di tingkat ASEAN dengan harapan lahirnya kolaborasi antar perusahaan rintisan teknologi, komunitas, dan investor di ASEAN.

Sebelumnya proses seleksi telah dilakukan di setiap kategori dengan setidaknya lima nominator pilihan perwakilan startup, media, komunitas, dan investor.

Proses selanjutnya adalah voting yang dilakukan publik, sebelum penentuan akhir oleh juri. Lilyana Abdul Latif, Technical Director New Entrepreneurs Foundation mengatakan, ajang yang baru pertama kali diadakan di Indonesia setelah tahun lalu digelar di Malaysia itu menunjukkan kualitas produk atau karya yang dihasilkan.

Hal itu tercermin dari tingkat kepercayaan diri para peserta, sekalipun terdapat perbedaan bahasa dalam interaksi yang dilakukan. Lilyana memastikan, peserta yang turut tidak sekadar mengandalkan kemampuan presentasi dalam proses pitching untuk menarik investor, melainkan kualitas produk atau karya yang memang bisa dipertanggungjawabkan. (Ingki Rinaldi)

PenulisIngki Rinaldi
EditorDeliusno
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM