Go-Jek Ditinggal Salah Satu Pendirinya - Kompas.com

Go-Jek Ditinggal Salah Satu Pendirinya

Reska K. Nistanto
Kompas.com - 18/10/2016, 19:14 WIB
Facebook Michaelangelo Moran Michaelangelo Moran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu pendiri (co-founder) Go-Jek Michaelangelo Moran atau yang akrab dipanggil Mikey Moran mengundurkan diri dari startup penyedia layanan transportasi online tersebut.

Pengumuman pengunduran diri Moran dibuat melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (18/10/2016) sore ini.

"Its been such an amazing 6 year journey, but with a sad and heavy heart, my time in GO-JEK has come to an end," demikian tulis Moran.

"I would like to thank everyone who has helped me along the way, inside and outside of the company," imbuhnya.

Mikey bersama dengan Nadiem Makarim mendirikan Go-Jek pada 2010 lalu. Berdua mereka merintis Go-Jek dari nol hingga kini perusahaan tersebut telah mendapat suntikan dana hingga triliunan rupiah.

Baca: Go-Jek Dapat Kucuran Investasi Rp 7,2 Triliun

Mundurnya Mikey dari Go-Jek diakuinya sebagai pilihan yang sulit, namun ia percaya Go-Jek akan terus berkembang di tangan para petinggi dan karyawannya.


Belum diketahui ke mana Mikey akan berlabuh selanjutnya. Ia juga menyatakan akan terus memberikan dukungannya kepada Go-Jek.

KompasTekno telah berupaya menghubungi juru bicara Go-Jek Rindu Ragilia untuk mengonfirmasi kabar ini, namun belum mendapatkan jawaban.

Update: Pihak Go-Jek membenarkan hengkangnya Mikey dari Go-Jek. CEO Go-Jek juga memberikan tanggapan dan menyebut karir yang dipilih Mikey setelah meninggalkan Go-Jek. Selengkapnya baca di Nadiem Makarim Sedih Ditinggal Rekan Sesama Pendiri Go-Jek.

Mikey bukan satu-satunya orang penting Go-Jek yang hengkang dalam kurun satu bulan ini. Sebelumnya, Go-Jek juga ditinggal oleh Vice President of Technology Product Go-Jek, Alamanda Shantika Santoso.

Ala, panggilan akrabnya, meninggalkan posisinya di Go-Jek pada awal Oktober lalu.

Go-Jek juga sedang mendapat tekanan dari para pengemudinya yang menuntut perubahan dalam penghitungan sistem performa yang diterapkan.

Minggu lalu, massa yang terdiri atas driver Go-Jek berunjuk rasa di depan kantor pusat Go-Jek menuntut perubahan penghitungan performa. (Baca: Dilema Go-Jek, Peningkatan Performa dan Unjuk Rasa Pengemudinya)

PenulisReska K. Nistanto
EditorReza Wahyudi

Komentar

Terkini Lainnya

Resmi, Xiaomi Mi 5X Berkamera Ganda dengan Harga Rp 3 Juta

Resmi, Xiaomi Mi 5X Berkamera Ganda dengan Harga Rp 3 Juta

Gadget
XL Tawarkan Paket Unlimited Rp 888.000 per Bulan

XL Tawarkan Paket Unlimited Rp 888.000 per Bulan

Internet
Trump Sesumbar Apple Akan Bangun Tiga Pabrik di AS

Trump Sesumbar Apple Akan Bangun Tiga Pabrik di AS

Gadget
Adobe Sudah Menentukan Tahun Kepunahan Flash

Adobe Sudah Menentukan Tahun Kepunahan Flash

Internet
Inikah Calon CEO Uber yang Baru?

Inikah Calon CEO Uber yang Baru?

e-Business
Kamera Full Frame Nikon D850 Resmi Diperkenalkan

Kamera Full Frame Nikon D850 Resmi Diperkenalkan

Gadget
Servis Xiaomi Dikeluhkan Lelet, Erajaya Janjikan Ganti Unit Baru

Servis Xiaomi Dikeluhkan Lelet, Erajaya Janjikan Ganti Unit Baru

Gadget
Microsoft Paint Tak Jadi Mati

Microsoft Paint Tak Jadi Mati

Software
Drone DJI Spark Berjatuhan dari Langit, Ada Apa?

Drone DJI Spark Berjatuhan dari Langit, Ada Apa?

Gadget
Nokia 8 Meluncur 16 Agustus?

Nokia 8 Meluncur 16 Agustus?

Gadget
Moto Z2 Force Resmi Meluncur, Usung Kamera Ganda

Moto Z2 Force Resmi Meluncur, Usung Kamera Ganda

Gadget
Badut 'It' atau Valak, Siapa yang Paling Seram?

Badut "It" atau Valak, Siapa yang Paling Seram?

BrandzView
Vendor China Bikin Android dengan Baterai 10.000 mAh, Harganya?

Vendor China Bikin Android dengan Baterai 10.000 mAh, Harganya?

Gadget
Kisah Miris Pegawai Facebook

Kisah Miris Pegawai Facebook

Internet
China Mau Bangun Jaringan Komunikasi Anti-retas

China Mau Bangun Jaringan Komunikasi Anti-retas

Internet
Close Ads X