Selasa, 28 Maret 2017

Go-Jek Bakal Dapat Suntikan Dana dari Raksasa Internet Tencent?

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Kantor Go-Jek Indonesia

KOMPAS.com - Tencent Holdings, raksasa internet asal China di belakang layanan pesan singkat WeChat dan portal QQ, dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Go-Jek. Diskusi di antara keduanya berpusat di kemungkinan investasi yang bakal ditanamkan Tencent ke Go-Jek.

Informasi soal suntikan dana tersebut diketahui dari sumber internal yang menolak disebutkan namanya. Sang sumber juga memberi catatan bahwa saat ini belum diketahui detil dana yang akan dikucurkan oleh Tencent, maupun seberapa besar potensi terjadinya investasi tersebut.

Go-Jek sendiri belum mengeluarkan komentar apapun terkait desas-desus kucuran dana dari Tencent.

Sedangkan bagi Tencent, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Information, Jumat (17/2/2017), desas-desus itu membawa dampak positif.


Advertisment

Pasca kabar mengenai niat investasi tersebut beredar, nilai saham Tencent Holdings mengalami kenaikan 2,61 persen dalam penutupan perdagangan Kamis (16/2/2017).

Sekadar diketahui saat ini Go-Jek merupakan salah satu perusahaan rintisan digital terbesar Indonesia dari sisi valuasi pasar. Nilai valuasi perusahaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim itu ditaksir mencapai 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 17,3 triliun.

Valuasi tersebut diperoleh Go-Jek pada tahun lalu ketika perusahaan mendapatkan suntikan dana sebesar 550 juta dollar AS dari KKR dan Warburg Pincus.

Go-Jek sedang bersaing ketat dengan perusahaan ride sharing lain, yakni Uber yang berasal dari AS dan Grab yang berkantor pusat di Singapura. Perusahaan yang disebut belakangan malah baru saja mengumumkan komitmen investasi 700 juta dollar AS atau setara Rp 9,3 triliun untuk durasi empat tahun di Indonesia.

Baca: Grab Dikabarkan Akuisisi Startup Indonesia Kudo

Penulis: Yoga Hastyadi Widiartanto
Editor : Deliusno
Sumber: The Information,
TAG: