Printer Pakai Teknologi NFC, Kok Bisa? - Kompas.com
PRINTER

Printer Pakai Teknologi NFC, Kok Bisa?

Mikhael Gewati
Kompas.com - 10/03/2017, 21:27 WIB
KOMPAS.com/MIKHAEL GEWATI Digital Marketing dan Public Relation Executive Brother Indonesia Andre Arlis saat memberikan update marketing Brother di acara Media Gathering Brother Cultural Amazing Race, di Hotel The101, Yogyakarta, Jumat (10/3/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Teknologi Near Field Communication (NFC) memang sudah mulai ada di banyak smartphone atau ponsel pintar. Siapa sangka, teknologi yang memudahkan keterhubungan antar satu perangkat dengan perangkat lainnya ini juga sudah ada pada mesin printer.

Salah satu produsen printer yang sudah mengadopsi teknologi itu adalah Brother Printer. Adapun seri printer yang sudah membenamkannya adalah DLH.

Digital Marketing dan Public Relation Executive Brother Indonesia Andre Arlis mengatakan bahwa seri tersebut adalah line up printer paling canggih yang mereka miliki.

“(Cara penggunaannya) hanya dengan menempelkan id card atau kartu khusus di printer untuk mencetak,” ujar Andre saat ditemui di sela-sela acara Media Gathering Brother Cultural Amazing Race, di Hotel The101, Yogyakarta, Kamis (9/3/2017).

Brother Printer Printer dengan teknologi NFC.
Namun, saat ini printer berteknologi NFC itu hanya dijual untuk kalangan perusahaan atau corporate saja. Adapun untuk pasar retail, spesifikasi alat cetak itu masih dianggap terlalu tinggi sehingga mahal untuk dijual.

Andre pun menuturkan langkah menjual printer seri DLH sudah sesuai dengan strategi Brother Indonesia. Menurut dia, sejak 2016 perusahaannya mulai fokus membidik  pasar printer khusus Corporate.

“Sudah ada beberapa perusahaan di  dalam negeri yang menggunakan printer seri DLH,” ujarnya.

Andre melanjutkan, selain spesifikasi itu, printer dengan teknologi NFC punya pengaturan yang memungkinkan banyak divisi dalam perusahaan terhubung. Bahkan, bisa diatur agar hasil cetak dokumen dari masing-masing divisi tidak tercampur.

Printer ini  mempunyai beberapa tempat output yang berbeda. Cetakan dokumen divisi marketing, misalnya, akan berbeda tempat keluarnya dengan divisi lain. Itu bisa diatur,” tambahnya.

PenulisMikhael Gewati
EditorSri Noviyanti
Komentar

Terkini Lainnya

Resmi, Xiaomi Mi 5X Berkamera Ganda dengan Harga Rp 3 Juta

Resmi, Xiaomi Mi 5X Berkamera Ganda dengan Harga Rp 3 Juta

Gadget
XL Tawarkan Paket Unlimited Rp 888.000 per Bulan

XL Tawarkan Paket Unlimited Rp 888.000 per Bulan

Internet
Trump Sesumbar Apple Akan Bangun Tiga Pabrik di AS

Trump Sesumbar Apple Akan Bangun Tiga Pabrik di AS

Gadget
Adobe Sudah Menentukan Tahun Kepunahan Flash

Adobe Sudah Menentukan Tahun Kepunahan Flash

Internet
Inikah Calon CEO Uber yang Baru?

Inikah Calon CEO Uber yang Baru?

e-Business
Kamera Full Frame Nikon D850 Resmi Diperkenalkan

Kamera Full Frame Nikon D850 Resmi Diperkenalkan

Gadget
Servis Xiaomi Dikeluhkan Lelet, Erajaya Janjikan Ganti Unit Baru

Servis Xiaomi Dikeluhkan Lelet, Erajaya Janjikan Ganti Unit Baru

Gadget
Microsoft Paint Tak Jadi Mati

Microsoft Paint Tak Jadi Mati

Software
Drone DJI Spark Berjatuhan dari Langit, Ada Apa?

Drone DJI Spark Berjatuhan dari Langit, Ada Apa?

Gadget
Nokia 8 Meluncur 16 Agustus?

Nokia 8 Meluncur 16 Agustus?

Gadget
Moto Z2 Force Resmi Meluncur, Usung Kamera Ganda

Moto Z2 Force Resmi Meluncur, Usung Kamera Ganda

Gadget
Badut 'It' atau Valak, Siapa yang Paling Seram?

Badut "It" atau Valak, Siapa yang Paling Seram?

BrandzView
Vendor China Bikin Android dengan Baterai 10.000 mAh, Harganya?

Vendor China Bikin Android dengan Baterai 10.000 mAh, Harganya?

Gadget
Kisah Miris Pegawai Facebook

Kisah Miris Pegawai Facebook

Internet
China Mau Bangun Jaringan Komunikasi Anti-retas

China Mau Bangun Jaringan Komunikasi Anti-retas

Internet
Close Ads X