Ponsel Android Nokia Bakal Hadir Warna-warni

Kompas.com - 27/12/2013, 19:25 WIB
Inikah ponsel Android besutan Nokia? EvleaksInikah ponsel Android besutan Nokia?
Penulis Deliusno
|
EditorAditya Panji
KOMPAS.com — Wujud perangkat yang diduga sebagai "Normandy"—ponsel pintar berbasis Android besutan Nokia— kembali beredar di dunia maya. Dari bocoran baru ini, terlihat ponsel tersebut memiliki casing berwarna-warni, mirip dengan apa yang diadopsi Nokia di perangkat seri Lumia.

Dipublikasi kali pertama di akun Twitter @evleaks, perangkat ini hadir dalam enam pilihan warna, yaitu hijau, putih, kuning, biru, merah, dan hitam.

Nokia Normandy tidak dibekali banyak tombol pada bagian mukanya, hanya ada tombol "Home" atau "Back" di bawah layar. Bentuk fisik Normandy mirip dengan desain Nokia Asha terbaru (Asha 500, 501, 502, dan 503).

Informasi pemakaian sistem operasi Android di ponsel Normandy didapatkan kali pertama oleh situs The Verge dari beberapa sumber.

Menurut prediksi situs teknologi tersebut, ponsel "misterius" Nokia ini tidak menggunakan versi Android yang sama dengan milik Google. Nokia tampaknya akan menggunakan Android yang telah dimodifikasi, sama seperti yang dilakukan Amazon pada produk tabletnya, Kindle Fire.

Tujuan penggunaan Android yang dimodifikasi tersebut adalah menyesuaikan sepenuhnya penggunaan sistem operasi di perangkat milik Nokia.

Para karyawan Nokia yang mengembangkan Normandy sendiri sempat memberi bocoran bahwa perangkat ini rencananya dirilis pada 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Evleaks
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X