Kompas.com - 03/03/2014, 11:02 WIB
Nokia X Aditya Panji/KompasTeknoNokia X
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi

Ada tiga varian yang diperkenalkan Elop saat itu, yaitu Nokia X, Nokia X+, dan Nokia XL.

Nokia X+ dan XL memiliki kapasitas RAM yang lebih besar, yaitu 768 MB. Khusus Nokia XL, terdapat sejumlah peningkatan spesifikasi. Kamera belakangnya dilengkapi lampu kilat LED, tersedia juga kamera depan, layar berukuran 5 inci, serta baterai berkapasitas 2.000 mAh.

Semua rahasia Android Nokia X terungkap

Dalam mengembangkan dan menggunakan Android, Nokia hanya memakai lisensi "Android Open Source Project" (AOSP) dari Google. Pada lisensi ini, Google mengizinkan siapa saja untuk memanfaatkan Android secara gratis. Google telah memantapkan komitmen bahwa Android adalah sistem operasi yang bersifat open source atau terbuka.

Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi Google Mobile Service (GMS) dari Google. Hal inilah yang menyebabkan Nokia X tidak menyediakan secara langsung aplikasi inti Android, seperti aplikasi asli Gmail, Google Maps, Chrome, YouTube, Hangouts, Google+, Google Drive, dan Google Search.

Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi (application programming interface/API) buatan Google. Nokia meminta aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google agar dimodikasi dan menggunakan API buatan Nokia.

Dugaan KompasTekno bahwa sistem Nokia X sama seperti Kindle Fire ternyata benar. Nokia X tidak memungkinkan penggunanya mengunjungi toko aplikasi Google Play Store. Sebagai gantinya, Nokia menyediakan toko aplikasinya sendiri, yaitu Nokia Store, yang merupakan pintu utama untuk mencari, mengunduh, dan memasang aplikasi Android di Nokia X.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basis Android yang dipakai pada Nokia X saat ini adalah versi 4.1.2 (Jelly Bean) dan disebut sebagai "Nokia X software platform". Perusahaan asal Finlandia itu melakukan banyak modifikasi pada Android, termasuk mengubah agar tampilan Nokia X terlihat seperti Windows Phone dengan nuansa kotak-kotak.

Inilah strategi Nokia dalam menyikapi Android. Keberadaan Nokia X menegaskan bahwa Nokia tak mau bergantung pada Google. Mereka memilih untuk membangun ekosistem sendiri dan menciptakan pasar baru, sambil berharap cemas Nokia X mampu meraih sukses di pasar.

Dalam waktu dekat, Nokia akan mulai memasarkan si ponsel Android rasa windows Phone yang anti-terhadap layanan atau aplikasi buatan Google ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.