Kompas.com - 15/04/2014, 15:59 WIB
Edward Snowden melakukan telekonferensi dari Rusia kepada hadirin acara South by Southwest (SXSW) 2014 di Austin, Texas. David Paul Morris/BloombergEdward Snowden melakukan telekonferensi dari Rusia kepada hadirin acara South by Southwest (SXSW) 2014 di Austin, Texas.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com -- Dua media ternama dari Inggris dan Amerika Serikat, The Guardian dan The Washington Post, mendapatkan penghargaan Pulitzer atas upaya keduanya memberitakan aktivitas mata-mata NSA dari dokumen yang dibocorkan oleh Edward Snowden.

Penghargaan Pulitzer ditujukan untuk sejumlah wartawan ke dua media tadi karena telah mengangkat topik tersebut. The Guardian dan The Washington Post memang media yang gencar memberitakan aktivitas intelijen NSA yang dianggap melanggar privasi pengguna layanan internet.

Dokumen yang mengungkap spionase yang dilakukan AS tersebut pertama kali dibocorkan oleh Edward Snowden, mantan karyawan CIA dan kontraktor bagi NSA, lebih kurang 10 bulan yang lalu.

Berita-berita tentang cara NSA memata-matai pengguna internet yang ditulis oleh The Guardian dan The Washington Post oleh sejumlah kalangan dianggap sebagai jurnalisme yang penting pada masa seperti sekarang ini.

Komite Pulitzer mengatakan bahwa pemberitaan kedua media tersebut yang agresif telah memunculkan banyak perdebatan tentang bagaimana seharusnya hubungan antara pemerintah dan masyarakatnya, terutama jika menyangkut privasi dan keamanan.

"Laporan-laporan itu membantu masyarakat mengetahui gambaran seperti apa kerangka keamanan nasional di tingkat yang lebih besar lagi," ujar pernyataan resmi komite Pulitzer, seperti dikutip BBC, Senin (14/4/2014).

Snowden sendiri sebagai whistleblower dalam pernyataannya yang dimuat oleh harian The Guardian mengatakan, "Penghargaan ini menjadi pengakuan dan pemulihan nama baik bagi siapa saja yang percaya bahwa publik seharusnya memiliki peranan dalam pemerintahan."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Snowden juga memuji para jurnalis yang dengan berani dan bersusah payah memberitakan perihal tersebut, walau dalam aktivitasnya selama itu mereka berada di bawah intimidasi. Tak hanya mereka, tetapi juga teman dan kerabatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
E-BUSINESS
Ayo Bantu Garuda!
Ayo Bantu Garuda!
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.