Kompas.com - 28/05/2014, 15:08 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - CEO Microsoft, Satya Nadella menepis isu seputar akan dijualnya unit bisnis hardware game Microsoft, Xbox. Sebelumnya, Xbox ramai dibicarakan akan menjadi perusahaan terpisah karena ibaratnya hanya menjadi benalu bagi Microsoft, tak kunjung memberikan untung.

Berbicara di sebuah konferensi di California, Satya Nadella dengan tegas mengatakan, "Saya tidak memiliki rencana lain untuk Xbox, selain rencana yang sudah ada saat ini," ujarnya seperti dikutip dari The Verge (27/5/2014).

Sebelumnya, Bill Gates juga melontarkan pendapatnya tentang masa depan Xbox tersebut. Menurut Gates, Nadella dinilai mampu membuat keputusan terbaik, dan ia akan mendukung sepenuhnya apa pun keputusan yang diambil.

"Kami telah bermain di industri game PC, Windows, dan Xbox, dan ketiganya saat ini masih kuat, karena itu saya yakin Satya dan timnya akan mempertimbangkan hal itu dan mereka bisa mengambil keputusan sendiri," demikian ujar Gates.

Kabar Xbox yang akan lepas dari Microsoft juga telah dibantah oleh Head of Communication Microsoft, Frank X. Shaw. Menurutnya, saat ini Microsoft masih memiliki komitmen terhadap Xbox dan jutaan fans-nya di seluruh dunia.

Hal yang sama juga berlaku untuk mesin pencari internet milik Microsoft, Bing. Menurut Nadella, Bing tak hanya sebuah website saja, namun keberadaannya sudah terintegrasi dengan banyak produk-produk Microsoft.

Bing juga diklaim oleh CEO baru Microsoft sudah setara dengan iPhone buatan Apple jika berkompetisi di pasar smartphone, karena Bing telah digunakan oleh 30 persen pengguna internet di seluruh dunia.

Selain berbicara tentang masa depan Xbox dan Bing, dalam konferensi tersebut Nadella juga memperkenalkan Skype Translator, produk Skype yang bisa menerjemahkan panggilan suara secara langsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.