Perusahaan Iklan Digital Jakarta "Disuntik" Rp 9,9 Miliar

Kompas.com - 15/08/2014, 15:01 WIB
Daniel Armanto (kiri) CTO dan co-founder Adskom bersama Italo Gani (kanan) CEO dan co-founder Adskom. Dok. AdskomDaniel Armanto (kiri) CTO dan co-founder Adskom bersama Italo Gani (kanan) CEO dan co-founder Adskom.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Adskom, sebuah perusahaan iklan digital yang berbasis di Jakarta (dan Singapura), mendapatkan suntikan dana sekitar Rp 9,9 miliar.

Seperti disampaikan dalam keterangan resminya, Adskom mendapatkan dana itu melalui investasi yang dipimpin Digital Garage (Jepang), serta turut didukung oleh East Ventures, Beenos Plaza dan Skystar Ventures (Indonesia). Investasi tambahan itu bernilai 1.06 juta dollar Singapura (sekitar Rp 9,9 miliar).

Pihak Adskom menyatakan investasi itu akan dipergunakan untuk mendanai pengembangan Data Management Platform (DMP) terbarunya. Selain untuk ekspansi ke wilayah Asia Tenggara, terutama Singapura, Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Menurut eMarketer, Indonesia diperkirakan akan mencatat perbelanjaan iklan digital sebesar 420 juta dollar AS di 2014 dan 720 juta dollar AS di 2015. Di Kawasan Asia Pasifik, untuk iklan digital, Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 75% di 2014.

“Dunia periklanan digital di Asia saat ini berada pada posisi yang menentukan, dengan para marketer beralih menggunakan Programmatic Advertising untuk membentuk strategi serta mengevaluasi kampanye mereka," ujar Italo Gani, CEO Adskom.

Menurut Italo, pihaknya memiliki pangsa pasar solusi Programmatic Advertising terbesar di Indonesia. Namun ia tidak menyebutkan seberapa besar tepatnya.

Adskom menyediakan platform Programmatic Advertising guna membantu ad-buyers/pengiklan dalam meraih segmen yang dituju secara lebih efisien, serta membantu publisher memperoleh peningkatan pendapatan. Selain Italo, perusahaan tersebut digawangi juga oleh Daniel Armanto.

Saat ini Adskom, melalui produk Supply-Side Platform mereka, mengatakan telah menangani sekitar 500 juta impression per bulan. Angka ini diharapkan mencapai 1 miliar per bulan pada awal 2015.

Adskom telah bekerjasama dengan beberapa publisher terkemuka di Indonesia, termasuk Kompas.com, Kapanlagi.com, Detik.com, Okezone.com dan Liputan6.com.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X