Mataharimall.com Ingin Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Kompas.com - 10/09/2015, 15:02 WIB
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Mataharimall.com, situs ecommerce milik Lippo Group akhirnya resmi diluncurkan. Dengan mengantongi investasi sebesar 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 7 triliun, mereka menargetnya bisa bisa tumbuh besar menjadi e-commerce penggerak ekonomi Indonesia.

"Jadi target kita ingin memperkenalkan diri ke seluruh konsumen di Indonesia segala umur dan kalangan. Kita juga ingin suatu hari, semoga tidak terlalu lama, bisa menjadi penggerak ekonomi Indonesia," ujar CEO Mataharimall Hadi Wenas, saat ditemui di sela peluncuran Mataharimall.com, Rabu (9/9/2015) malam.

"Kalau di China atau Brazil, e-commerce itu sebagai penggerak ekonomi. Jadi bukan hanya sebagian kecil dari ekonomi negara tapi penggerak ekonomi bawah. Karena kalau dibayangkan, siapapun yang buka e-commerce jadi bisa berjualan di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Mataharimall.com sendiri sebenarnya sudah beroperasi sejak tiga bulan lalu, namun baru resmi diluncurkan pada Rabu malam. Selama masa tiga bulan tersebut, Hadi mengaku mesti menyiapkan berbagai hal mulai dari teknologi hingga jaringan kerjasama mereka.

Saat ini, Mataharimall.com sudah memiliki lebih dari 200.000 pelanggan terdaftar, sekitar 180.000 jenis barang dengan 1.200 orang seller atau penjual. Barang dagangan tersbut pun beragam, mulai dari fashion, teknologi digital, hingga kebutuhan sehari-hari.

Mereka menyiapkan sebuah gudang seluas 10.000 meter persegi di bilangan Cililitan, Jakarta Timur untuk menampung berbagai barang yang mereka jual. Selain itu ada juga barang yang memang langsung dikirimkan oleh seller, tidak disimpan di gudang.

"Konsep kami memang supermarketplace. Mirip supermall yang menjual apa saja, seperti barang-barang grocery, department  store, toko buku dan lainnya. Di luar itu kita juga ada penjualan service seperti tiket nonton," ujar Hadi.

Online to offline

Satu hal yang dikatakan sebagai pembeda Mataharimall dengan marketplace lain adalah konsep online to offline. Mereka menerapkannya memanfaatkan jaringan retail Matahari Department Store.

Hadi menerangkan bahwa pelanggan Mataharimall bisa belanja online lalu menjemput barang pesanan mereka langsung di toko.

"Ini paling susah dilakukan kalau gak punya network of store. Kita begitu launching dalam tiga bulan ini sudah punya 50 titik (pengambilan). Kemudian ada juga elocker, baru 10 di Jabodetabek," terang Hadi.

Elocker yang dimaksud adalah sebuah loker yang diletakkan di titik tertentu sebagai tempat pengambilan pesanan pelanggan. Agar bisa mengakses loker tersebut pelanggan diberi sebuah kode khusus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.