Apple Punya Tim "Rahasia", Apa Tugasnya?

Kompas.com - 05/10/2015, 08:29 WIB
Ilustrasi AppleIlustrasi
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Meski dilaporkan ada beberapa kendala, masalah yang menghampiri iPhone 6s di awal kehadirannya tidaklah terlalu menghebohkan. Hal tersebut, ternyata, bisa terjadi karena Apple memiliki sebuah tim "rahasia" yang siap menangani laporan masalah dari batch pertama setiap iPhone buatannya itu.

Informasi mengenai tim rahasia ini untuk pertama kalinya terungkap tahun lalu. Dalam sebuah wawancara dengan media Bloomberg.

"Beberapa jam setelah ponsel baru dirilis, kurir mulai membawa produk rusak dari toko retail Apple ke kantor pusat di Cupertino, California. Dalam ruangan pengujian, tim teknisi pembuat iPhone yang sama berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut," tulis Bloomberg, sebagaimana KompasTekno rangkum dari BGR, Minggu (4/10/2015).

"Mereka mengambil bagian untuk mendiagnosa apa yang terjadi," lanjutnya.

Meski baru diungkap saat ini, program perbaikan cepat tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an. Program ini bertugas untuk mencari jawaban dari masalah yang ada dan melakukan koordinasi dengan rantai penjualan global Apple.

"Ia disebut sebagai early field failure analysis atau EFFA," katanya.

Biasanya, di masa-masa awal kemunculan iPhone, ada sebuah masalah heboh yang menghampiri perangkat tersebut. Yang terbaru, ada di iPhone 6. Kala itu, banyak yang melaporkan ponsel itu bengkok saat ditaruh di saku celana belakang.

Masih segar juga di ingatan, adanya masalah antena di iPhone 4. Saat itu, banyak pengguna mengaku kehilangan sinyal, ketika tangan menyentuh antena. Bahkan, masalah tersebut sampai mendapatkan judul "Antennagate".

Di iPhone 6s sendiri, sebenarnya sudah ada beberapa masalah. Kendala-kendala yang banyak dikeluhkan di forum Apple support adalah fitur Touch ID, 3D Touch, dan speaker di iPhone 6S dan 6S Plus.

Untungnya, tim tersebut sudah berhasil menyelesaikan masalah, sebelum menjadi terlalu heboh.

Sejauh ini, masalah-masalah tersebut tampaknya berhasil diselesaikan menggunakan pembaruan software daripada penggantian hardware.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BGR

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.