Derita Developer Lokal Akibat Game Gratisan

Kompas.com - 11/12/2015, 13:41 WIB
|
EditorWicak Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com
- Game atau aplikasi gratisan terasa begitu memanjakan bagi pengguna smartphone. Tapi bagi developer yang membuatnya, justru fatal dan mematikan.

Pasalnya tim yang sehari-hari bekerja mengembangkan game serta aplikasi akan bergantung pada penjualan karyanya, tak sekadar jumlah download. Ketika pengguna ogah membayar, mereka pun harus memutar otak agar tetap bisa untung dan bertahan.

Sepenggal perjuangan bertahan hidup seperti itu sempat diceritakan oleh sejumlah developer yang hadir di ajang Google Developer Showcase Indonesia, Kamis (10/12/2015).

Diantaranya adalah Co-founder Tebak Gambar, Iwanto Widyatri. Di satu sisi, game buatannya sangat populer, diunduh oleh lebih dari 7 juta pengguna. Di sisi lain mereka kesulitan mendapatkan pengguna yang mau mengucurkan rupiah sambil menikmati karya tersebut.

"Awalnya kami coba pancing dengan nyawa tambahan berbayar. Ternyata itu susah. Sekarang kami coba akali dengan menambahkan video ads. Jadi pengguna bisa mendapatkan nyawa tambahan dengan menonton video tersebut. Hasilnya lumayan, ada yang nonton," kisahnya pada KompasTekno.

Dari video iklan dan klik pada banner di dalam aplikasi buatannya itulah tim Tebak Gambar bisa mendapatkan dana untuk bertahan dan lanjut berkarya.

Kisah senada juga diungkap oleh CEO dan Founder Educa Studio, Andi Taru Nugroho. Pria yang sehari-hari tinggal di kota Salatiga itu mengaku mendapatkan kesulitan lebih besar karena genre yang ditekuni adalah edukasi.

Bila developer aplikasi dan game casual, misalnya media sosial atau Tebak Gambar bisa mengandalkan iklan dan jumlah download yang cukup besar, Educa Studio mesti punya strategi berbeda.

Menurut Andi game atau aplikasi edukasi tidak akan seheboh jenis casual. Dia sendiri mengakui jumlah download terbesarnya saat ini dicatatkan oleh dua aplikasi dengan total sekitar 4 juta pengguna.

Sementara itu, Educa Studio yang beroperasi sejak 2013 lalu sudah berkarya sebanyak lebih dari 200 judul game dan aplikasi pendidikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.