Studio Game Salatiga Membidik Pasar Amerika

Kompas.com - 03/02/2016, 11:28 WIB
Developer game Oik Yusuf/KOMPAS.comDeveloper game "suami istri" Educa Studio asal Salatiga berniat mengembangkan sayap ke luar negeri.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
SEMARANG, KOMPAS.com - Mengantongi lebih dari 200 judul aplikasi Android, berikut sejumlah penghargaan termasuk pemenang kategori game edukasi INAICTA 2013, Educa Studio bisa dibilang adalah salah satu pengembang aplikasi Indonesia yang berhasil meraih sukses.

Studio game yang didirikan oleh suami-istri Andi Taru dan Idawati di kota Salatiga, Jawa Tengah, pada 2011 ini kini berencana melebarkan sayap ke luar negeri. Tak tanggung-tanggung, Educa Studio langsung membidik pasar Amerika Serikat.

"Targetnya tahun 2016 ini sudah meluncurkan aplikasi game edukasi untuk pasaran AS. Mudah-mudahan pada akhir tahun kami sudah bisa melihat kondisi pasarnya seperti apa," ujar Andi saat ditemui KompasTekno di kantor Educa Studio di Salatiga, Selasa (2/2/2016),

Andi mengakui pasar Amerika Serikat sudah disesaki oleh pemain-pemain besar di bidang game edukasi, seperti Disney. Namun, kenyataan itu tak menyurutkan niatnya untuk merambah peluang pasar yang ada.

Educa Studio tak berekspektasi meraih sukses instan, mengingat situasi yang bakal dihadapi di Negeri Paman Sam. Tapi, dengan mencoba menjajaki pasaran game edukasi di sana, Andi berharap langkah awalnya bakal menghasilkan feedback mengenai karakter pengguna, untuk kemudian dipakai menentukan langkah selanjutnya.

"Dari situ, nanti kami bisa evaluasi untuk melihat respon, lalu kami pelajari dulu pelan-pelan," ujar Andi

Kucing garong

Dalam upaya memasuki pasar AS, Educa Studio bakal mengedepankan aplikasi mobile bertema game edukasi untuk anak yang selama ini menjadi andalanya. Andi menuturkan bahwa studio game asuhannya itu sedang menyiapkan 8 judul game sebagai produk andalan.

Selain memakai bahasa Inggris sebagai pengantar, kedelapan judul game itu digarap serius selama lebih dari satu tahun agar mampu bersaing dengan aplikasi-aplikasi sejenis yang telah lebih dulu hadir.

"Ini demi mengimbangi fitur-fitur game bikinan luar negeri yang terbilang sudah 'luar biasa', maka game yang ditujukan untuk pasaran luar negeri juga dibuat lebih kompleks," tutur Idawati yang ikut hadir mendampingi Andi.

Selain itu, Educa Studio turut membuat tokoh sentral untuk jjudul-judul game bikinannya yang akan dipasarkan di luar negeri, yakni seekor kucing bernama "Gary Ong".

"Itu asalnya dari kucing peliharaan kami dulu yang bernama Garong. Hanya saja, nama 'Garong' dirasa kurang mengena untuk konsumen berbahasa Inggris, maka kami ubah jadi 'Gary Ong'" hahaha, terang Andi setengah bercanda.

Nama yang agak berbau Asia Timur itu dinilai Andi bakal memberikan efek positif untuk game buatannya. Sebab, dari hasil ujinya selama ini, pemain sering salah mengira game buatannya sebagai aplikasi buatan Korea Selatan atau Jepang yang memang sudah kondang sebagai pabrikan game berkualitas.

Di Indonesia sendiri, hingga 2015 lalu, ke-200 judul aplikasi Educa Studio yang mayoritas merupakan game mobile telah mengumpulkan angka unduhan sebanyak lebih dari 15 juta. Andi dan kawan-kawan memperoleh penghasilan terbesar melalui iklan yang ditayangkan di dalam aplikasi game melalui platform Google AdMob.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X