Pedoman Memotret Gerhana Matahari 2016

Kompas.com - 07/03/2016, 15:36 WIB
Gerhana matahari total pada 22 Juli 2009 dilihat dari Kota Chongqing, China. Kamera Canon EOS 1D Mk3, ISO 800, rana 1/100 detik, diafragma 6,3, aperture priority dengan kompensasi minus 3, lensa 400 milimeter, dengan krop. Arsip Agatha Bunanta, pernah dimuat Kompas, 4/8/2009.
Agatha BunantaGerhana matahari total pada 22 Juli 2009 dilihat dari Kota Chongqing, China. Kamera Canon EOS 1D Mk3, ISO 800, rana 1/100 detik, diafragma 6,3, aperture priority dengan kompensasi minus 3, lensa 400 milimeter, dengan krop. Arsip Agatha Bunanta, pernah dimuat Kompas, 4/8/2009.
EditorOik Yusuf

Oleh: Arbain Rambey

KOMPAS.com - Pada 9 Maret mendatang, gerhana matahari melalui sebagian besar wilayah Indonesia. Peta lintasan gerhana bisa dilihat pada peta di halaman ini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Terlihat bahwa kota besar pertama yang dilalui gerhana matahari ini adalah Kota Palembang.

Dari peta tersebut terlihat bahwa Kota Palembang mempunyai magnitudo 1, artinya dia terkena gerhana matahari total alias pada suatu titik matahari akan total tertutup bulan.

Beberapa tempat lain seperti Sumatera Utara, magnitudonya 0,8, itu artinya Medan tetap dilalui gerhana matahari, tetapi matahari tidak tertutup total.

Makin kecil magnitudonya, makin kecil bidang bulan yang menutupi mataharinya. Jadi, sesungguhnya di mana pun di Indonesia orang bisa menyaksikan gerhana matahari 2016 (GM 2016), hanya berbeda di ketertutupan mataharinya.

Soal teknis

Dalam memotret GM 2016, ada beberapa hal teknis yang harus dipahami. Yang pertama adalah memahami lokasi di mana terjadi gerhana matahari total.

Klik memilih memotret di Kota Palembang pada 9 Maret nanti. Pemilihan Kota Palembang karena selain magnitudonya 1 juga terjadi pagi hari yang tidak terlalu pagi sehingga langit relatif masih bersih. Gerhana dimulai pada pukul 06.19 WIB dan berlangsung sampai sekitar dua jam kemudian.

BMKG Peta lintasan gerhana matahari 9 Maret 2016 di Indonesia, juga peta magnitudo. Sumatera Selatan, khususnya Palembang, adalah area pertama yang mengalaminya, dengan kontak pertama sekitar pukul 06.19 WIB

Kedua, atur jam kamera tepat sesuai waktu yang sesungguhnya, minimal sampai menitnya akurat. Catatan waktu sangat penting untuk mengamati hasil pemotretan kemudian.

Gerhana matahari mempunyai empat tahap untuk diamati, yaitu kontak pertama (saat bulan mulai ”menyentuh” matahari), kontak kedua (saat bulan sepenuhnya menutup matahari), kontak ketiga (saat bulan tepat akan ”meninggalkan” matahari), dan kontak keempat (bulan menjelang sepenuhnya tidak ”menyentuh” matahari lagi).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X