Nonton Netflix Bisa Hemat 160 Jam Per Tahun

Kompas.com - 11/05/2016, 15:59 WIB
Seorang karyawan menikmati film melalui layanan pengaliran video (video streaming) dari Netflix di Jakarta, Senin (18/1/2016). Netflix memudahkan pengguna menikmati hiburan dalam situasi apa pun dan di mana pun selama ada koneksi internet cepat. KOMPAS/HERU SRI KUMOROSeorang karyawan menikmati film melalui layanan pengaliran video (video streaming) dari Netflix di Jakarta, Senin (18/1/2016). Netflix memudahkan pengguna menikmati hiburan dalam situasi apa pun dan di mana pun selama ada koneksi internet cepat.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Ada beberapa alasan yang mendasari seseorang memilih layanan video streaming ketimbang TV kabel, yakni lebih hemat, kontennya tak putus, dan pengguna bebas memilih tontonan.

Selain tiga faktor di atas, ada satu lagi keunggulan yang kerap luput dari perhatian, yakni efisiensi waktu. Setidaknya hal tersebut sudah terbukti pada layanan video streaming Netflix.

Sejak awal didirikan pada 1997, Netflix konsisten tak menyisipkan ikan melalui layanannya. Pengguna bisa menikmati film dan serial televisi tanpa terdistraksi konten komersial.

Menurut Nielsen, prinsip Netflix tersebut menghemat kurang lebih 160 jam waktu manusia per tahunnya. Pada TV kabel, durasi itu dialokasikan untuk menyaksikan tayangan iklan.

Angka 160 jam diperoleh dari penghitungan sederhana. Pengguna Netflix global dilansir mencapai 75 juta orang. Keseluruhannya menghabiskan 125 juta jam setiap hari di Netflix.

Artinya tiap pengguna menghabiskan rata-rata 1,6 jam per hari untuk menonton di Netflix, sebagaimana dilaporkan BGR dan dihimpun KompasTekno, Rabu (11/5/2016).

Di lain sisi, menurut Nielsen, tipikal tayangan komersil di TV kabel muncul tiap 15 menit sekali. Pada kurun tersebut, rata-rata iklan meraup durasi 38 detik.

Jika dikalkulasikan, akan diperoleh hasil penghematan waktu 158,5 jam bagi pengguna Netflix. Sementara pengguna TV kabel harus rela waktunya terbuang 158,5 jam untuk menyaksikan iklan.

Plus minus

Sebagai catatan, tak semua layanan video streaming memiliki keunggulan serupa Netflix. Misalnya saja YouTube yang juga merupakan layanan video streaming, namun berbeda model bisnis.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BGR

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.