Kompas.com - 22/06/2016, 07:53 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Tencent Holdings Ltd, perusahaan asal China di belakang layanan pesan instan WeChat dan portal internet QQ, telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi Supercell dari pemilik sebelumnya, SoftBank, senilai 8,6 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 144 triliun.

Supercell adalah developer software asal Finlandia yang membuat judul game mobile populer, Clash of Clans.

Dirangkum KompasTekno dari The Wall Street Journal, Rabu (22/6/2016), dengan penanaman modal tersebut, Tencent memperoleh saham mayoritas sebanyak 84,3 persen di SuperCell.

SoftBank yang mengakuisisi 51 persen saham Supercell pada 2013 tidak akan mempunyai kepemilikan lagi di tubuh pengembang game tersebut begitu transaksi dengan Tencent dirampungkan pada kalender kuartal III 2016.

“Kami ingin Supercell menjadi tempat terbaik di dunia bagi orang-orang kreatif untuk menciptakan permainan,“ sebut CEO Supercell, Ilkka Paananen dalam sebuah pernyataan.

“Dalam saat bersamaan, kemitraan baru ini memberikan kami peluang bertumbuh di China, di mana kami bisa menjangkau ratusan juta gamer lewat kanal Tencent,” lanjutnya.

Bersama dengan akuisisi ini, Supercell mendapat akses ke layanan pesan instan WeChat dan Mobile QQ yang dipakai oleh Tencent untuk menyalurkan aneka game mobile. WeChat adalah instant messenger terpopuler di China dengan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 762 juta.

Setelah akuisisi, Supercell akan tetap berkantor di kota Helsinki, Finlandia, yang menjadi markasnya selama ini. Presiden Tencent, Martin Lau menjanjikan Supercell bakal mendapat “semua independensi yang diinginkan”.

Game adalah segmen yang gencar digarap oleh Tencent. Tahun lalu, setengah dari pendapatan Tencent senilai 15 miliar dollar AS disumbang oleh game online.

Selain Supercell, Tencent telah memiliki Riot Games, pembuat game online populer, "League of Legends" yang merupakan pencetak uang terbesar di ranah PC gaming. "Clash of Clans" adalah jawara di jagat mobile dalam hal ini.

Dengan bergabungnya Supercell, Tencent diperkirakan bisa meraih 13 persen dari pasar game global senilai 100 miliar dollar AS. “Kami sangat optimis terhadap pasar (game mobile), ujar Lau, sang presiden Tencent.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Apa Itu Zenly, Aplikasi yang Mau Ditutup Saat Tengah Naik Daun?

Software
Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Link dan Cara Membuat Twitter Wrapped untuk Rangkum Twit yang Pernah Diunggah

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.