Kompas.com - 13/09/2016, 11:38 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Apple diketahui sedang mengajukan permohonan pengujian dua smartphone teranyarnya, iPhone 7 dan 7 Plus kepada Balai Uji di Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Pantauan KompasTekno di situs resmi sertifikasi Ditjen SDPPI , Selasa (13/9/2016), Apple memasukkan dua seri iPhone 7, yaitu model berkode A1778 dan 1784. Kedua kode ini masing-masing merupakan milik iPhone 7 dan 7 Plus versi GSM.

Saat ini status pengujian tersebut masih berupa draft atau naskah saja. Apple Indonesia memasukkan dokumen keperluan pengujian itu pada Senin (12/9/2016) lalu.

Baca: 8 Hal Baru di iPhone 7 dan 7 Plus

Untuk diketahui, setiap perangkat genggam yang akan dijual di Indonesia harus terlebih dahulu lolos pengujian yang dilakukan oleh Ditjen SDPPI dan dibuktikan dengan sertifikat.

Pengujian tersebut dilakukan antara lain untuk memastikan bahwa spesifikasi peralatan radio dalam ponsel sudah sesuai dengan peraturan di Indonesia.

Proses pengujian tersebut terjadi dalam beberapa tahap, mulai dari pengajuan proposal, penerbitan SP3, SP2, proses pengujian, hingga terbitnya sertifikat untuk produk yang dimaksud.

Setelah terbit sertifikat dari Ditjen Postel, bukan berarti iPhone 7 dan 7 Plus bisa langsung dijual di Indonesia. Bila Apple ingin menjualnya dalam spesifikasi 4G LTE, maka perusahaan mesti memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 30 persen.

Baca: Apple Akhirnya Bisa Jualan iPhone di Indonesia

Apple sendiri baru merilis iPhone 7 dan 7 Plus pada pekan lalu. Kedua ponsel tersebut hadir dengan pembaruan dalam hal otak pemrosesan, kemampuan kamera, sistem operasi, hingga speaker stereo.

Salah satu yang diunggulkan adalah kamera berlensa ganda yang terdapat di iPhone 7 Plus. Kamera ini memiliki lensa dengan sudut pandang lebar (wide angle) serta lensa untuk melihat jarak jauh (telephoto).

Baca: 8 Hal yang Baru di iPhone 7 dan 7 Plus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.