Kompas.com - 17/10/2016, 16:46 WIB

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, tidak lama lagi seluruh ibu kota kabupaten dan kotamadya di Indonesia akan terkoneksi dengan infrastruktur broadband atau internet berkecepatan tinggi melalui konsep Palapa Ring.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara peletakan batu pertama proyek pembangunan infrastruktur Palapa Ring Barat (PRB) di Pantai Taman Pasir Panjang Indah, Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (17/10/2016).

Proyek tersebut merupakan kerja sama antara Kemenkominfo dengan PT Palapa Ring Barat selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek.

"Seluruh Indonesia ada 514 Kabupaten/Kota, yang saat ini sudah terhubung baru 400, jadi masih ada 114 lagi yang belum terhubung," ujar Rudiantara di sela acara peresmian.

Ia menambahkan, dari 114 Kabupaten kota yang belum terhubung itu, sejauh ini komitment dari pihak operator untuk membangun jaringan baru menyanggupi akan mengadakan di sebanyak 57 Kabupaten/kota.

"Jadi sisanya ada 57, nah inilah yang akan kita bangun dengan menggunakan skema kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha," jelasnya.

Kemudian, 57 titik baru yang akan dibangun pemerintah tersebut akan dihubungkan dengan yang sudah ada, salah satunya di kota Singkawang.

Proyek Palapa Ring Barat akan menjangkau lima kabupaten di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, yaitu Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kelima wilayah tersebut merupakan wilayah yang dianggap tidak layak secara finansial.

Selain lima kabupaten tersebut, PRB juga akan menjangkau enam kabupaten/kota yang merupakan titik interkoneksi dengan jaringan tulang punggung serat optik yang telah dibangun oleh operator telekomunikasi.

Proses konstruksi yang akan dilakukan oleh PT. PRB dalam jangka waktu 18 bulan ke depan, dengan panjang kabel yang akan digelar mencapai 2.000 kilometer.

"Proyek Palapa Ring Paket Barat memiliki nilai investasi mencapai Rp. 3.48 Triliun dengan masa konsesi selama 15 tahun," jelasnya.

Tentang Palapa Ring

Palapa Ring merupakan upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung bagi sistem telekomunikasi nasional.

Proyek Palapa Ring yang dilaksanakan dengan skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dan merupakan KPBU pertama dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP).

Skema availability payment diprakarsai oleh Kementerian Keuangan dan sumber dana AP berasal dari Dana Kontribusi Universal Service Obligation (USO).

Skema AP diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 190/PMK.08/2015 merupakan pembayaran secara berkala selama masa konsesi berdasarkan pada ketersediaan layanan infrastruktur yang telah dibangun oleh badan usaha.

Komponen biaya yang dapat dibayarkan oleh AP adalah biaya modal, biaya operasional, dan keuntungan wajar yang diinginkan oleh badan usaha.

"Dengan skema ini, risiko permintaan (demand risk) dari tersedianya layanan infrastruktur akan ditanggung sepenuhnya oleh PJPK yaitu Kemkominfo," jelasnya.

Dengan diambilnya risiko tersebut, badan usaha mendapat pengembalian investasi mereka jika berhasil memenuhi kriteria layanan sebagaimana yang telah diperjanjikan dalam Perjanjian Kerja Sama.

Adapun kelangsungan pembayaran dari PJPK kepada Badan usaha akan dijamin oleh Pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).

Hadirnya Palapa Ring juga akan memberikan peluang bisnis baru bagi industri Usaha Kecil Menengah (UKM) di pelosok daerah, meningkatkan pendidikan melalui fasilitas internet dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat kegiatan ekonomi digital.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.