Trump Presiden AS, Silicon Valley Ingin Pisah dan Jadi Negara Sendiri

Kompas.com - 10/11/2016, 07:13 WIB
Pemenang pemilu Amerika Serika, Donal Trump, saat memberikan pidato kemenangandi New York City. Trump mengalahkan Hilary Cliton dalam pemungutan suara. CHIP SOMODEVILLAPemenang pemilu Amerika Serika, Donal Trump, saat memberikan pidato kemenangandi New York City. Trump mengalahkan Hilary Cliton dalam pemungutan suara.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Hasil penghitungan suara pemilu AS menyatakan Donald Trump sebagai pemenang. Perwakilan Partai Republik itu bakal memimpin negeri Paman Sam selama satu periode hingga 2020 mendatang.

Keputusan mayoritas warga AS tersebut nyatanya tak membuat semua orang senang. Salah satu yang paling keberatan adalah investor ternama di industri teknologi, Shervin Pishevar.

Ia mengatakan bakal memodali kampanye untuk membentuk California sebagai negara sendiri di luar AS. Agaknya ia tak rela California menjadi negara bagian di bawah naungan AS jika dinahkodai Trump.

Baca: Dikecam, Kicauan Donald Trump soal Islam

California sendiri merupakan rumah kawasan industri teknologi Silicon Valley. Negara bagian AS tersebut digadang-gadang bakal jadi kawasan ekonomi terbesar keenam di dunia berkat perkembangan bisnis teknologinya.

Rencana besar Pishevar itu diungkap melalui akun Twitter personalnya, sebagaimana dilaporkan BusinessInsider dan dihimpun KompasTekno, Kamis (10/11/2016).

Pishevar dikenal sebagai investor awal layanan ride-sharing raksasa Uber. Ia sering berperan sebagai angel investor untuk startup teknologi yang baru lahir.

Selain Pishevar, sejumlah artis juga menyatakan sikap tegas menyusul terpilihnya Trump sebagai Presiden AS ke-45. Bebrapa di antaranya adalah Miley Cyrus, Samuel L Jackson, hingga komedia Jon Stewart.

Mereka sesumbar bakal pindah dari AS jika negara itu dipimpin Trump. Hingga kini, omongan itu belum bisa dibuktikan karena belum ada aksi nyatanya.

Trump bakal dilantik resmi menggantikan Barrack Obama pada 20 Januari 2017 mendatang. Pasangannya yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Indiana, Mike Pence, akan dilantik sebagai Wakil Presiden ke-48 pada tanggal yang sama.

Baca: Donald Trump Mau Ajak Bill Gates Menutup Internet di AS



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X