Bagaimana Nasib Penyedia GIF Berbau Pornografi di WhatsApp?

Kompas.com - 08/11/2017, 14:35 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Heboh konten format GIF berbau pornografi di layanan pesan instan WhatsApp menjadi perhatian khusus pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera berkoordinasi dengan pihak WhatsApp untuk mengatasi masalah tersebut.

Hasilnya, WhatsApp tak jadi diblokir, meski sebelumnya ada wacana pemblokiran jika layanan bernuansa hijau itu tak kooperatif selama 2x24 jam terhitung sejak Senin (6/11/2017) lalu. Kendati demikian, Tenor yang merupakan pengepul konten GIF untuk WhatsApp hingga kini belum bisa diakses.

"Untuk Tenor kami juga sudah berkomunikasi lewat mediasi WhatsApp. Mereka sudah bikin fitur di mana kata kunci yang bertentangan dengan aturan kita juga sudah tidak bisa diakses melalui jaringan di Indonesia," kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, Rabu (8/11/2017), di Ruang Ukir Harmoko, Gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta.

"Kami lihat dulu dua sampai tiga hari ke depan. Kalau sistem mereka (Tenor) sudah stabil kami lepas blokirnya. Kan banyak juga yang pakai Tenor di Indonesia," ia menambahkan.

Baca juga : WhatsApp Tidak Jadi Diblokir di Indonesia

Beberapa kata kunci yang nantinya tak bisa diakses lewat Tenor adalah "seks", "gay", dan "lesbian". Semuel menegaskan pemerintah bukannya anti terhadap gay dan lesbian, namun kata kunci tersebut sering digunakan untuk mencari konten berbau pornografi.

Saat ini sebanyak sembilan DNS Tenor telah diblokir Kominfo. Masing-masing tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, media1.tenor.com, tenor.co, api.tenor.co, media.tenor.co

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Tenor, Giphy juga menjadi pengepul GIF yang salah satu distribusinya lewat WhatsApp. Giphy sudah pernah diblokir pada Agustus 2017, namun akhirnya dibuka kembali pada Oktober 2017.

Pemerintah telah berkomunikasi ulang dengan Giphy soal maraknya konten GIF menjurus pornografi di WhatsApp. Pihak Giphy dikatakan bersedia berbenah dan mengikuti aturan yang berlaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.