5 Media Sosial yang "Hidup Segan Mati Tak Hendak"

Kompas.com - 02/01/2018, 10:14 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Industri media sosial bisa dibilang cukup fluktuatif, terkadang ada pemain baru yang cepat mencuri perhatian netizen untuk kemudian cepat pula dilupakan.

Sebut saja Path yang sempat digandrungi di Indonesia lantas sekarang mulai ditinggalkan. Ada juga Myspace yang dulunya menjadi sarang bagi para netizen untuk membuat profil yang benar-benar termodifikasi sesuai karakter.

Di antara jejeran media sosial yang trennya naik-turun, ada yang memilih tutup ada juga yang tetap lanjut walau mulai ditinggalkan penggunanya, sehingga kesannya seperti hidup segan mati pun tak hendak. Berikut adalah lima media sosial yang gambarannya seperti demikian.

1. Google+

Ketika dirilis pada 2011 lalu, banyak yang memprediksi Google+ bakal jadi pembunuh Facebook. Awalnya sempat booming, pendaftar Google+ mencapai miliaran akun.

Kendati demikian, laporan dari Stone Temple Consulting pada 2014 menunjukkan pengguna aktifnya hanya sekitar 100 juta. Dari jumlah tersebut, yang rutin mengunggah konten hanya 3,5 juta pengguna.

Baliho iklan Google PlusMashable Baliho iklan Google Plus

Angka itu tak sebanding dengan pengguna aktif Facebook yang diklaim dua miliar setiap bulannya. Rezeki Google memang sepertinya bukan di industri media sosial.

Sebelum Google+, upaya sang raksasa mesin pencari untuk mengalahkan Facebook digencarkan melalui Orkut dan Google Wave. Walau terus-menerus gagal, Google sepertinya tak ingin menyerah dengan Google+. Hingga kini media sosial tersebut tetap beroperasi meski aktivitasnya sepi bak kota mati.

2. Path

Sekitar tahun 2012 hingga 2014, Path menjadi salah satu media sosial paling populer di kancah global. Hingga kini sebenarnya masih banyak yang menggunakan Path di Indonesia, meski tak seaktif dulu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.