China Mulai Adopsi “eSIM”, Ponsel Tak Perlu Kartu SIM Fisik

Kompas.com - 09/03/2018, 09:13 WIB
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Sejak dekade 1990-an, ponsel selalu mengandalkan kartu subscriber identity module (SIM) untuk identifikasi perangkat saat tersambung ke jaringan seluler. Bentuknya memang makin menciut, tapi tetap saja berupa benda fisik yang mesti diselipkan ke perangkat.

Beda halnya dengan embedded SIM alias eSIM, yakni chip yang tertanam langsung di dalam perangkat. Chip ini menyimpan profil operator seluler yang bisa diganti-ganti (saat ingin berganti operator seluler) tanpa harus menukar kartu.

Konsumen di China kini sudah bisa mencicipi teknologi eSIM seiring dengan langkah operator seluler China Unicom yang telah meresmikan kehadiran eSIM besutannya di enam kota, yakni Shanghai, Guangzhou, Shenzen, Zhengzhou, dan Changsa.

Selain tak perlu memakai kartu SIM fisik, dengan eSIM, pengguna bisa memakai nomor ponsel yang sama untuk dua perangkat secara bersamaan. Tentu dibutuhkan perangkat yang sudah mendukung kemampuan eSIM.

Baca juga: Resmi, Apple Watch 3 Punya Koneksi 4G dan GPS Sendiri

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechNode, Jumat (9/3/2018), Apple Watch Series 3 menjadi perangkat pertama di China yang mendukung eSIM.

Apple Watch 3 memiliki fitur jaringan seluler dan GPS khusus yang berarti tak lagi bergantung pada iPhone.Apple Apple Watch 3 memiliki fitur jaringan seluler dan GPS khusus yang berarti tak lagi bergantung pada iPhone.
Arloji pintar besutan Apple itu pun bisa terhubung ke jaringan seluler dan internet menggunakan nomor ponsel yang sama di iPhone pemiliknya. Pengguna bisa memakai Watch Series 3 tanpa harus berdekatan dengan ponsel untuk menjaga koneksi Bluetooh, seperti Apple Watch generasi terdahulu.

Apple Watch Series 3 sebenarnya sudah dirilis di China pada November 2017 lalu, sebelum operator seluler China siap dengan eSIM. Gadget tersebut sempat mengalami masalah koneksi, sehingga Apple mengembalikan uang konsumen China yang terlanjur membeli Apple Watch Series 3.

China Unicom sendiri menjadi satu-satunya operator seluler yang menyediakan eSIM di Negeri Panda, setidaknya hingga saat ini. Untuk mendorong adopsi pengguna, China Unicom menggelar promosi biaya langganan lebih murah untuk eSIM kedua hingga akhir 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber TechNode


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.