Motorola Kurangi Pegawai, Bagaimana Nasib Moto Z? - Kompas.com

Motorola Kurangi Pegawai, Bagaimana Nasib Moto Z?

Kompas.com - 12/03/2018, 13:32 WIB
Motorola Moto X4Motorola Motorola Moto X4

KOMPAS.com - Motorola Mobility (Lenovo) dikabarkan merumahkan 50 persen dari total pegawainya yang berkantor di Chicago, Amerika Serikat. Sumber dalam menyebut jumlahnya mencapai 190 orang.

Hal ini pertama kali terendus dari mantan pegawai yang curhat di situs TheLayoff.com. Ia tak memberi tahu namanya, hanya menyebut dirinya sebagai “Ex-Motorolan” atau mantan karyawan Motorola.

“Hari terakhir bekerja adalah 6 April 2018. Sedih kalau mengingat bahwa ini adalah pekerjaan impian saya ketika lulus kuliah,” kata dia.

Curhatan tersebut diunggah pekan lalu dan meraup 20 respons. Ada yang berasal dari sesama mantan pegawai Motorola, ada pula dari orang luar yang turut berempati.

Berdampak pada Moto Z?

Informasi soal pemberhentian hubungan kerja (PHK) ini lantas berkembang luas. Beredar rumor bahwa PHK bakal berdampak buruk terhadap penggarapan seri Moto Z.

Aksesori modular Moto Mods Lenovo Vital (kanan) dan Livermorium Slider Keyboard untuk ponsel Motorola seri Moto Z.Motorola Aksesori modular Moto Mods Lenovo Vital (kanan) dan Livermorium Slider Keyboard untuk ponsel Motorola seri Moto Z.
Isunya semakin meluas gara-gara pernyataan Liangchen Chen, yakni orang luar yang membuat Keyboard Mod untuk seri-seri Moto Z. Ia memasarkan Keyboard Mod-nya melalui situs Indiegogo.com.

Seorang pembeli keyboard Mod menanyakan apakah Moto Z akan berhenti berproduksi gara-gara PHK pegawai Motorola di Chicago. Meski tak berkapasitas menjawab, Liangchen Chen tetap buka mulut.

“Saya tak bisa memberitahu publik, tetapi dampak bagi tim Moto Z tak dipungkiri lagi,” ujarnya.

Diluruskan Motorola

Motorola pun angkat bicara untuk meluruskan berbagai simpang-siur. Juru bicaranya mengatakan, kurang dari 50 persen tim di Chicago telah di-PHK, meski tak disebut jumlah pastinya.

Adapun PHK tersebut tak bakal berdampak pada produksi seri Moto Z. Langkah PHK dilakukan sebagai tindak lanjut restrukturisasi perusahaan.

“Pada akhir 2017, Lenovo mengumumkan bakal menata ulang tenaga kerja kami di seluruh dunia. Hal ini akan berlangsung selama beberapa kuartal mendatang dan berdampak kurang dari 2 persen total tenaga kerja global,” ia menjelaskan,

“Kami mengurangi operasi Motorola di Chicago, tetapi tak sampai setengah dari total tenaga kerja kami di sana. Keluarga Moto Z akan terus berlanjut,” ia menambahkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (12/3/2018), dari AndroidPolice.


Komentar
Close Ads X