Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Drone dan Aplikasi Pertanian Indonesia Berlaga di Malaysia

Kompas.com - 05/04/2018, 07:06 WIB
Nibras Nada Nailufar,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Mesin deep learning yang mereka rancang dengan cepat memberikan analisis yang akurat beserta sederet obat-obatan penyembuhnya.

Baca juga: Mimpi Aini Bawa Petani Indonesia Lampaui Jepang dengan Teknologi

"Kami menggunakan chat bot agar pengalaman pengguna lebih natural," kata Febi dalam presentasinya.

Para juri sempat meragukan fungsi aplikasi ini. Juri bertanya apakah petani tradisional yang notabene sudah berpengalaman, membutuhkan aplikasi untuk mendiagnosa tanaman mereka.

Febi dan kawan-kawannya yang bekerja sudah bekerja sama dengan komunitas tani di Bandung mengatakan aplikasi ini tetap dibutuhkan petani.

"Bahkan petani berpengalaman masih kesulitan dengan penyakit tanaman," ujar Febi.

Imagine Cup 2018 menjadi tahun ke-16 Microsoft menggelar kompetisi mahasiswa. Ini bukan kali pertama tim Indonesia melenggang ke babak regional.

Inovasi-inovasi dari Indonesia sebelumnya pernah lolos hingga ke tingkat global dan bersaing dengan tim mahasiswa dari seluruh dunia. Hari ini, Kamis (5/4/2018), juri akan menentukan tujuh pemenang dari 15 peserta.

Ketujuh pemenang ini akan bertanding di tingkat global yang diselenggarakan di Seattle, Amerika Serikat pada Juni 2018 mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com