Patuhi Kominfo, Infinix Bakal Tarik Zero 5 3G dari Peredaran

Kompas.com - 06/04/2018, 11:21 WIB
Smartphone Infinix Zero 5 resmi diluncurkan di Indonesia. Smartphone dengan kamera belakang ganda dan optical zoom ini tiba di Indonesia berselang 3 bulan dari peluncuran global Infinix di Dubai pada bulan November 2017 silam. Infinix IndonesiaSmartphone Infinix Zero 5 resmi diluncurkan di Indonesia. Smartphone dengan kamera belakang ganda dan optical zoom ini tiba di Indonesia berselang 3 bulan dari peluncuran global Infinix di Dubai pada bulan November 2017 silam.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Setelah mencuatkan kontroversi selama beberapa waktu, izin penjualan smartphone Infinix Zero 5 3G akhirnya dicabut oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Kamis (5/4/2018).

Menurut Kominfo, dengan dicabutnya sertifikasi tersebut, PT Bejana Nusa Agung selaku distributor smartphone Infinix di Indonesia harus menarik Infinix Zero 5 3G yang telah didistribusikan, serta melaporkan hasilnya kepada Menteri Komunikasi dan Informatika.

Infinix pun menanggapi pencabutan izin tersebut dengan menyatakan bahwa PT Bejana Nusa Agung akan menaati dan menindaklanjuti keputusan dari Kemenkominfo.

“Infinix berkomitmen untuk selalu menghormati dan menaati segala peraturan pemerintah setempat, termasuk persyaratan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN),” sebut Infinix dalam keterangan tertulis yang dilayangkan kepada KompasTekno, Jumat (6/4/2018).

Sebelumnya, Infinix Zero 5 3G terindikasi mencurangi regulasi TKDN dengan dipasarkan sebagai ponsel 3G, meski sebenarnya memiliki kemampuan 4G. Padahal, ponsel 4G mesti menaati ketentuan TKDN minimal sebesar 30 persen untuk bisa dipasarkan di Indonesia.

Baca juga: Kominfo Cabut Izin Penjualan Infinix Zero 5 3G di Indonesia

Peraturan TKDN tidak berlaku untuk ponsel 3G yang bisa diimpor langsung tanpa harus memiliki kandungan lokal. Di sinilah letak pelanggaran Infinix dengan ponsel Zero 5 yang dijual sebagai ponsel “3G”, sementara sebenarnya merupakan ponsel 4G dan harus memenuhi persyaratan TKDN.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka sertifikat perangkat pesawat telepon seluler merek Infinix Tipe X603 (Zero 5 3G) nomor 52139/SDPPI/2017 atas nama PT Bejana Nusa Agung dibekukan dan dinyatakan tidak berlaku,” tulis Kemenkominfo lewat pernyataan resminya.

Versi 4G tetap dijual

Di pasaran, ada dua varian smartphone Infinix Zero 5, yakni versi 3G dan versi 4G. Infinix Zero 5 3G seharusnya tidak memiliki kemampuan 4G, tapi kenyataannya justru sebaliknya.

Kedua varian Infinix Zero 5 ini ternyata sama-sama mendukung jaringan 4G. Hal itu antara lain diungkapkan oleh pengamat teknologi Herry SW via akun Twitter personalnya di handle @herrysw.

“Yang ada stiker 3G-nya kardusnya beda. Saya iseng beli satu di Lazada dan itu 4G. Beberapa laporanyang masuk juga 4G,” kata Herry jepada KompasTekno. “Unit yang mereka jual via flash sale di spek tertulis 4G. Barang yang datang made in China,” imbuhnya.

Meski demikian, pihak Infinix mengatakan bahwa hanya ponsel Zero 5 3G saja yang akan ditarik dari pasaran, sedangkan smartphone Zero 5 versi 4G akan tetap dijual karena telah resmi memenuhi persyaratan TKDN.

Infinix Zero 5 versi 4G yang dirilis pada akhir Januari 2018 memiliki kandungan lokal sebesar 30,63 persen yang diperoleh melalui jalur hardware, di mana Infinix menunjuk dua pabrik sebagai mitra perakitan ponselnya di Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X