Foxconn Bakal Produksi Ponsel BlockChain Pertama

Kompas.com - 07/04/2018, 08:07 WIB
Finney bikinan Sirin Labs yang diklaim sebagai ponsel blockchain pertama di dunia. Sirin LabsFinney bikinan Sirin Labs yang diklaim sebagai ponsel blockchain pertama di dunia.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Dalam rangka memperluas penggunaan uang virtual, startup asal Swiss, Sirin Labs memperkenalkan ponsel blockchain pertama di dunia, pada September 2017 lalu .

Kini, FIH Mobile, anak usaha pemanufaktur asal China, Foxconn, telah menandatangani perjanjian untuk memproduksi smartphone blockchain bernama Finney itu.

Selain sebagai smartphone, Finney sekaligus berfungsi sebagai dompet digital untuk menyimpan mata uang virtual alias cryptocurrency. Ia dibekali dengan cold-storage (dompet digital yang tidak terhubung ke internet agar aman) terintegrasi dan komunikasi terenkripsi.

Pembuatnya merancang Finney sebagai perangkat yang kompetibel dengan berbagai mata uang virtual berbasis blockchain, termasuk bitcoin. Penggunanya bisa berbelanja di situs-situs yang menerima pembayaran dengan cryptocurrency, seperti Overstock dan Expedia.

Semua layanan berbasis uang virtual di Finney diaktifkan lewat sebuah tombol fisik. Nantinya, pengguna akan bisa melakukan otentikasi transaksi menggunakan mekanisme biometrik macam pemindai sidik jari dan iris scanner, berikut password, alih-alih harus mengingat kunci dompet digital yang panjang.

Baca juga: Penemu Bitcoin Dituntut Rp 140 Triliun

Dari segi spesifikasi, ponsel Finney dibekali layar 5,5 inci, RAM 6 GB, dan storage 64 GB. Ada juga kamera belakang 12 megapiksel dan kamera depan 13 megapiksel. Sistem operasinya Sirin OS yang berbasis Android.

Lisensi teknologi

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Sabtu (7/4/2018), harga per unit Finney dipatok sebesar 1.000 dollar AS atau hampir Rp 14 juta. Namun, dengan melisensikan teknologinya ke pabrikan smarpthone lain, Sirin berharap bisa menekan banderol tersebut menjadi kisaran 200 dollar AS.

Salah satu pihak yang tertarik melisensi teknologi Sirin kabarnya adalah raksasa China, Huawei yang juga disinyalir sedang mengembangkan ponsel blockchain sendiri.

Pada Desember 2017, Sirin menggelar initial coin offering (ICO) untuk mendukung pengembangan ponsel Finney. Dana yang terkumpul sebanyak 157,8 juta dollar AS juga dipakai untuk membuat PC berteknologi blockchain.

Ponsel Finney rencananya akan siap dirikim pada Oktober 2018 mendatang, untuk penjualan online, bersama dengan pemasaran ritel melalui delapan toko di sejumlah negara yang mengalami booming cryptocurrency, seperti Turki dan Vietnam.

Sirin mengklaim sejauh ini sudah mendapatkan pemesanan sebanyak 25.000 unit ponsel Finney, dan berharap bisa menjual sebanyak 100.000 hingga beberapa juta unit sepanjang 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.