Kompas.com - 28/04/2018, 16:25 WIB

KOMPAS.com - Deadline registrasi dan daftar ulang kartu prabayar akan segera tiba. Mulai Selasa pekan depan, tepatnya tanggal 1 Mei 2018, operator seluler akan memblokir seluruh layanan bagi nomor yang belum terdaftar, sesuai dengan arahan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Tak tanggung-tanggung, nomor yang diblokir pada 1 Mei nanti tidak akan bisa menggunakan layanan telepon, SMS dan juga data internet. Meski demikian, operator seluler akan tetap membuka layanan registrasi via SMS ke nomor 4444, dengan syarat kartu yang hendak didaftarkan masih berada dalam masa tenggang.

Sama seperti sebelumnya, registrasi  membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang sah dan berhak sebagai syarat utama. Hal itu berlaku untuk semua operator seluler, termasuk pelanggan operator seluler Hutchinson Tri (3).

Baca juga : Jelang 1 Mei, Baru 15 Juta Pengguna Tri yang Registrasi

Khusus pelanggan Tri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendaftarkan kartu prabayar. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pelanggan baru (kartu perdana)

Bagi pelanggan baru atau calon pelanggan Tri, bisa mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format: 16 digit NIK#16 digit nomor KK.

Pelanggan juga bisa mendaftar melalui situs resmi Tri  di tautan berikut ini, lalu pilih opsi "registrasi kartu prabayar".

Bagi pelanggan baru, selain memasukkan nomor ponsel Tri, NIK dan nomor KK, Anda juga akan diminta untuk memasukkan empat angka terakhir nomor seri (ICCID) yang tertera dibelakang kartu SIM/USIM yang akan diregistrasikan.

Mulai tanggal 1 Mei 2018, semua pembeli kartu perdana SIM prabayar diharuskan melakukan registrasi dengan NIK dan nomor KK sebelum bisa menggunakan layanan voice, SMS, ataupun data internet.

Pelanggan lama (kartu aktif)

Bagi pelanggan lama atau yang sudah memiliki kartu prabayar aktif, registrasi bisa dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor 4444 menggunakan format: ULANG#16 digit NIK#16 digit nomor KK#.

Untuk registrasi via situs resmi Tri, pelanggan lama akan diminta memasukan nomor ponsel Tri, NIK dan nomor KK. Lantas, akan diminta memasukkan kode rahasia sekali pakai yang akan dikirim via SMS ke nomor ponsel yang akan didaftarkan.

Kode tersebut hanya akan valid dalam rentang waktu lima menit. Selanjutnya, pelanggan juga akan diminta memasukan empat angka terakhir nomor seri (ICCID) seperti pelanggan baru.

Selain cara-cara di atas, pelanggan kartu Tri juga bisa langsung mendatangi gerai operator Tri terdekat, dan akan dibantu petugas untuk proses registrasi tanpa dipungut biaya.

Cara memeriksa status registrasi kartu Tri

Bagi pelanggan kartu prabayar Tri bisa melakukan pengecekan nomor yang telah diregistrasi melalui situs resmi Tri di https://registrasi.tri.co.id/ceknomor. Ketika masuk ke laman situs, Anda akan diminta memasukan NIK dan nomor KK yang digunakan untuk registrasi.

Baca juga : Ciri-ciri Kartu SIM Prabayar yang Sudah Berhasil Registrasi

Pengecekan juga bisa dilakukan dengan mengirmkan SMS dengan format: "status" (tanpa tanda kutip) ke nomor 4444.

Bagaimana jika registrasi gagal?

Ada kalanya proses registrasi gagal karena kendala sistem operator yang sibuk atau masalah pada NIK dan nomor KK yang belum diaktifkan. Jika proses registrasi gagal, ulangi proses yang sama melalui SMS setidaknya lima kali.

Jika masih gagal, kunjungi gerai Tri terdekat. NIK dan nomor KK biasanya menjadi kendala proses registrasi.

Operator menyarankan pelanggan untuk mengonfirmasi ke Ditjen Dukcapil melalui layanan pelanggan HALO DUKCAPIL di nomor 1500-537. Bisa juga mendapati layanan tersebut di Facebook Ditjen Dukcapil  atau Twitter @ccdukcapil dan email callcenter.dukcapil@gmail.com.

Pelangan juga bisa menghubungi Help Desk Kementerian Kominfo di salah satu nomor ini, 0811161653, 081520900999, dan 081294039738, untuk melaporkan masalah NIK dan nomor KK yang menghambat proses registrasi.

Baca juga : Hubungi 3 Nomor Ini Jika NIK Bermasalah saat Registrasi Kartu Prabayar

Pemerintah kembali mengimbau masyarakat agar segera melakukan registrasi menggunakan NIK dan nomor KK (kartu Keluarga) secara benar dan berhak.

Perlu ditambahkan juga bahwa, untuk registrasi yang dilakukan sendiri (via SMS, online, atau aplikasi) pelanggan dibatasi hanya bisa mendaftarkan maksimal 3 nomor prabayar dari operator yang sama. 

Apabila ingin lebih dari itu, maka pelanggan bisa mendatangi gerai operator seluler yang bersangkutan. Registrasi kartu prabayar yang telah terdaftar juga bisa dibatalkan lewat proses UnReg. Caranya dapat dilihat dalam tautan di bawah ini.

Baca juga : Cara Cek Status Registrasi dan Unreg Nomor Kartu SIM Prabayar

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.