Lima Penyebab Smartphone "Lemot" dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 10/07/2018, 10:57 WIB
Sebaiknya rutin membersihkan cache dan aplikasi tak berguna dari smartphone. AndroidAuthoritySebaiknya rutin membersihkan cache dan aplikasi tak berguna dari smartphone.

Untuk memulihkan kecepatan perangkat, Anda bisa melakukan factory reset, tentu setelah menyimpan data-data penting di tempat lain terlebih dahulu. Jika hal ini menurut Anda ruwet, dari awal sebaiknya menyimpan foto, musik, video, dan sebagainya, di memori eksternal (microSD, atau media lain).

Pasalnya, microSD bisa langsung diganti ketika penuh. Data Anda pun tetap aman. Opsi lainnya adalah menyimpan data ke layanan storage berbasis Cloud.

3. Baterai menurun

Selain masalah memori, baterai juga bisa memperlambat performa smartphone. Setelah tiga atau dua tahun, Anda mulai merasakan baterai cepat habis alias bocor.

Baterai yang usang turut memengaruhi pemrosesan program pada smartphone dan komponen memori secara keseluruhan. Untuk itu, rawat baterai Anda dengan mengisi daya tanpa menggunakan ponsel, tak mengisi daya semalaman, serta tak membiarkan ponsel benar-benar mati kehabisan baterai sebelum mengisi daya.

Baca juga: Tips Nge-charge Baterai Ponsel Agar Lebih Awet

4. Degradasi memori

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti baterai, RAM dan memori flash storage yang dijadikan media penyimpanan di smartphone juga bisa mengalami degradasi. Aktivitas penulisan dan penghapusan data (write cycle) lambat laun akan mengurangi performanya.

Memori flash macam SSD biasanya memiliki rating daya tahan yang dinyatakan dalam Drive Write Per Day (DWPD) atau Terabytes Written (TBW). Rating memori flash smartphone jarang diungkapkan, tapi biasanya bisa bertahan bertahun-tahun sebelum mulai rusak.

5. Update sistem operasi atau tidak?

Sistem operasi perlu diperbarui secara berkala. Ada kalanya update ini juga akan menghasilkan peningkatan kinerja, misalnya dengan menambal bug software yang membocorkan sumberdaya 

Pembaruan secara umum akan memberikan dampak penggunaan yang lebih baik. Namun, perbaikan dan peningkatan itu punya mungkin harga sendiri, yakni membutuhkan kapasitas memori dan RAM yang lebih besar.

Inilah yang menyebabkan ponsel-ponsel dengan memori dan RAM rendah kerap tak bisa memperbarui sistem operasinya ke versi yang lebih baru. Tetapi ada pula yang menyanggupi dengan konsekuensi performa justru lebih lambat.

Untuk itu, ada baiknya menyikapi pembaruan aplikasi dan sistem operasi sesuai kebutuhan Anda. Jika tak perlu, mungkin lebih baik setia pada sistem operasi lama hingga ganti smartphone baru yang memang memiliki hardware lebih mumpuni..

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.