Kompas.com - 27/07/2018, 13:47 WIB
Sisi depan Galaxy A6 (kanan). Samsung menerapkan layar Super AMOLED Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9 sehingga tampilan Galaxy A6 menjadi seragam dengan ponsel-ponsel Galaxy seri anyar lainnya. Untuk Galaxy A6, bentang layarnya sebesar 5,6 inci. KOMPAS.com/ OIK YUSUFSisi depan Galaxy A6 (kanan). Samsung menerapkan layar Super AMOLED Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9 sehingga tampilan Galaxy A6 menjadi seragam dengan ponsel-ponsel Galaxy seri anyar lainnya. Untuk Galaxy A6, bentang layarnya sebesar 5,6 inci.

KOMPAS.com - Samsung sesumbar tengah mengembangkan panel layar anti-pecah (unbreakable). Klaim tersebut diperkuat dengan sertifikasi dari Underwriters Laboratories (UL).

Layar anti-pecah Samsung dibuat dari OLED yang fleksibel. Selain itu, ada kandungan molekul substrat yang dirancang tahan banting berulang-ulang.

Ini merupakan inovasi baru di industri layar perangkat mobile. Selama ini, produsen layar membuat panel dari safir sintetik yang kuat dan tangguh.

Padahal, sekuat apapun safir sintetik, sifatnya tetap bisa rapuh. Lagi pula, safir sintetik yang dipadankan dengan OLED akan membuat layar terasa berat.

Menimbang untung-ruginya, Samsung memilih menggunakan molekul substrat yang tak lain adalah plastik. Sifat plastik yang susah pecah, ditambah OLED yang fleksibel, membuat ketangguhan panel layar Samsung bisa diandalkan.

Meski terbuat dari plastik, Samsung mengklaim panel layar teranyarnya akan terasa seperti kaca. Hal ini ditilik dari segi penghantarannya (transmissivity) yang jernih, tajam, dan akurat.

Panel layar anti-pecah Samsung telah dites jatuh dari ketinggian 1,2 meter sebanyak 26 kali. Hasilnya, layar masih kokoh dan tak ada lecet sedikitpun, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (26/7/2018), dari AndroidCentral.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Samsung juga menggembar-gemborkan pihaknya telah menguji coba panel layar anti-pecah itu dari ketinggian 1,8 meter. Sejauh ini, layar tersebut memang tak rusak akibat bantingan.

Baca juga: Bukti Keseriusan Oppo Membuat Smartphone Layar Lipat

Kendati inovasi ini patut diacungi jempol, masih ada "PR" bagi Samsung. Panel kaca kerap meninggalkan goresan-goresan halus akibat gesekan-gesekan kecil.

Lama-lama, goresan-goresan kecil itu membuat layar tak enak dipandang dan buram. Samsung agaknya masih harus mencari solusinya. Kita tunggu saja hingga layar anti-pecah Samsung benar-benar siap merevolusi pasar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.