Demi Bisa Jualan di Jerman, Apple Rela Ganti Jeroan iPhone

Kompas.com - 08/02/2019, 16:16 WIB
Logo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat.Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Logo Apple terpampang di tepi gedung Apple Store Union Square, San Francisco, Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Perseteruan antara Apple dan Qualcomm berujung pada pemblokiran beberapa model iPhone di Jerman. Agar bisa kembali di jual di sana, Apple kabarnya bakal mengganti jeroan dari iPhone yang diblokir tersebut. 

Informasi tersebut dikemukakan oleh seorang sumber yang dekat dengan masalah ini kepada media teknologi asal Jerman, WinFiture.de. Menurut sumber, jeroan yang bakal diganti adalah perangkat modem yang dianggap melanggar hak paten.

Beberapa model iPhone yang diblokir yakni iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Keseluruh iPhone tersebut akan mendapat pembaruan perangkat modem agar bisa kembali dijual di Jerman.

Kabarnya, Apple akan mulai menjual iPhone yang telah diubah jeroannya ini dalam waktu sekitar empat minggu ke depan. Para peritel di Jerman pun kabarnya sudah menerima daftar nomor model untuk perangkat baru ini.

Baca juga: Apple Rilis iOS 12.1.4 untuk Perbaiki Celah Fatal di FaceTime

Dikutip KompasTekno dari Macrumors, Jumat (8/2/2019), daftar nomor model perangkat baru tersebut tidak mencakup model MN482ZD/A yang merupakan iPhone 7 Plus berwarna hitam dengan penyimpanan 128GB, dan model MQ6K2ZD/A untuk iPhone 8 warna space grey dengan penyimpanan 64 GB.

Kendati demikian, kabar ini belum dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak Apple. Apple masih memilih untuk tutup mulut mengenai informasi ini.

Apple dan Qualcomm memang telah berseteru selama beberapa tahun terakhir. Pengadilan Jerman telah memutuskan pada 20 Desember lalu bahwa Apple terbukti melanggar paten Qualcomm dalam penggunaan teknologi penghemat daya, yang diaplikasikan ke iPhone.

Setelah keputusan ini, Apple mengungkapkan akan menarik iPhone 7 dan iPhone 8 dari 15 gerai di Jerman, sebagaimana yang mereka lakukan di China. Apple juga dilarang menjual model iPhone tersebut di reseller pihak ketiga.

Baca juga: iPhone SE Dijual Lagi dengan Harga Diskon

Kasus di Jerman ini merupakan kasus terbesar ketiga di mana Qualcomm sangat ingin melarang penjualan iPhone yang dianggap melanggar patennya. Sebelumnya, kasus yang sama sudah terjadi di AS dan China.

Di China, Apple berhasil "mengakali" hukuman tersebut dengan merilis pembaruan software untuk iPhone 7 dan iPhone 8.

Jangan lupa follow Twitter KompasTekno dan Facebook KompasTekno untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Tak ketinggalan juga subscribe channel YouTube KompasTekno untuk menonton video-video seru seputar teknologi.




Close Ads X