Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/04/2019, 08:09 WIB

KOMPAS.com - Sebagai bagian dari strategi memenangkan pasar Internet of Things (IoT), Xiaomi bakal mendirikan anak perusahaan baru di bidang produksi chip.

Xiaomi berencana merestrukturisasi perusahaan chip Pinecone yang didirikan pada 2014, agar lebih sesuai dengan visinya.

"Kini tiga besar perusahaan smartphone dunia semuanya telah menguasai teknologi chip. Kami juga harus membuat teknologi buatan kami menjadi salah satu yang teratas," kata CEO Xiaomi, Lei Jun dalam acara pengumuman.

Sebagian dari karyawan Pinecone akan dipisah dan membuat perusahaan baru bernama Dayu. Dalam bahasa China, Dayu secara harfiah bisa diterjemahkan sebagai ikan besar.

Lantas, apa bedanya Pinecone dengan Dayu, toh keduanya sama-sama perusahaan pembuat chip?

Dayu ke depannya akan lebih fokus ke riset dan pengembangan chipset untuk solusi-solusi Internet of Things (IoT). Produk-produk IoT tersebut antara lain smart speaker, smart lamp, smart camera, dan sebagainya.

Sedangkan Pinecone tetap fokus mengerjakan chipset untuk dipakai di smartphone. Salah satu chip buatan Pinecone adalah chip Surge S1 yang dikenalkan Maret 2017 lalu.

Xiaomi bakal memiliki 25 persen saham Dayu. Anak perusahaan baru ini juga bakal mencari pendanaan sendiri. Dikutip KompasTekno dari TechNode, Jumat (5/4/2019), sejumlah firma investasi dikabarkan telah berminat menanam investasi ke Dayu.

Bisnis IoT menjadi kue besar yang jadi incaran. Huawei yang sesama vendor China mengklaim tahun lalu chip IoT miliknya, HiLink telah menghubungkan 300 juta perangkat, termasuk speaker AI dan sistem kendaraan.

Baca juga: Pisah dari Xiaomi, Redmi Punya Logo dan Bos Baru

Pabrikan-pabrikan chip juga saat ini berlomba bakal membuat chip IoT yang hemat energi untuk mendukung platform IoT berbasis cloud.

Langkah-langkah di atas dilakukan untuk mengantisipasi gelombang 5G dan semakin banyaknya perangkat yang bakal saling terhubung.

Xiaomi sendiri awal tahun ini telah menetapkan dual strategi "smartphone + AioT" sebagai fokus perusahaan. Revenue bisnis IoT Xiaomi sendiri pada 2018 lalu dilaporkan meningkat 86,9 persen.

Jumlah itu hampir dua kali lipat pertumbuhan bisnis ponsel per tahunnya yang sebesar 41,3 persen dalam periode yang sama.

Bisnis smartphone yang mengalami penurunan pengiriman 4,1 persen (laporan IDC) pada 2018 lalu, serta tren pelambatan pertumbuhan di China, juga menjadi pelecut vendor-vendor ponsel China melakukan diversifikasi bisnis.

Baca juga: 2018, Tahun Terburuk bagi Pasar Smartphone Global

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber TechNode
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Smartphone di China Merosot Tajam, Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

Pasar Smartphone di China Merosot Tajam, Terendah dalam 10 Tahun Terakhir

e-Business
Hendak Lapor SPT Tahunan? Ini Langkah Validasi NIK Jadi NPWP via djponline.pajak.go.id

Hendak Lapor SPT Tahunan? Ini Langkah Validasi NIK Jadi NPWP via djponline.pajak.go.id

e-Business
2 Cara Kirim Pesan Rahasia di Medsos via Secreto dan NGL Link dengan Mudah

2 Cara Kirim Pesan Rahasia di Medsos via Secreto dan NGL Link dengan Mudah

Software
Galaxy Unpacked Tinggal Menghitung Hari, Apa Saja yang Bakal Dirilis?

Galaxy Unpacked Tinggal Menghitung Hari, Apa Saja yang Bakal Dirilis?

Gadget
Cara Pakai Multi-Screen Connect di Oppo Pad Air, Bisa Tampilkan Layar HP di Tablet

Cara Pakai Multi-Screen Connect di Oppo Pad Air, Bisa Tampilkan Layar HP di Tablet

Gadget
Apa Itu Kode OTP yang Bisa Dicuri dalam Modus Penipuan Link Undangan Nikah di WhatsApp?

Apa Itu Kode OTP yang Bisa Dicuri dalam Modus Penipuan Link Undangan Nikah di WhatsApp?

Internet
Harga Xiaomi 12 Lite 5G Turun, Kini Dibanderol Rp 4,9 Juta

Harga Xiaomi 12 Lite 5G Turun, Kini Dibanderol Rp 4,9 Juta

Gadget
TCL IonX Meluncur, HP Android Baterai Bisa Dilepas

TCL IonX Meluncur, HP Android Baterai Bisa Dilepas

Gadget
JD.ID Tutup Layanan di Indonesia 31 Maret 2023

JD.ID Tutup Layanan di Indonesia 31 Maret 2023

e-Business
Video Kemampuan Zoom dan Kamera 200 MP Samsung Galaxy S23 Ultra Beredar

Video Kemampuan Zoom dan Kamera 200 MP Samsung Galaxy S23 Ultra Beredar

Gadget
Harga Xiaomi 12 Semakin Murah, Kini Turun Lagi Rp 1 Juta

Harga Xiaomi 12 Semakin Murah, Kini Turun Lagi Rp 1 Juta

Gadget
Incognito Mode Chrome Android Kini Bisa Dikunci, Buka Wajib Pakai 'Fingerprint'

Incognito Mode Chrome Android Kini Bisa Dikunci, Buka Wajib Pakai "Fingerprint"

Software
Cerita HRD Google yang Dipecat Saat Interview Kandidat Karyawan

Cerita HRD Google yang Dipecat Saat Interview Kandidat Karyawan

Internet
Cara Menyimpan Status WhatsApp Orang Lain di HP Android, Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menyimpan Status WhatsApp Orang Lain di HP Android, Tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.