Pasaran iPhone Jatuh, Smartphone Huawei Justru Naik Jauh

Kompas.com - 02/05/2019, 13:28 WIB
Booth Huawei di MWC 2019. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoBooth Huawei di MWC 2019.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Pasaran smartphone Huawei kian melesat di awal tahun 2019. Vendor asal China ini mencatatkan angka pengapalan yang positif dengan peningkatan lebih dari 50 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan IDC, Huawei berhasil mengapalkan sebanyak 59,1 juta unit smartphone di kuartal pertama 2019, naik jauh dari kuartal pertama 2018 yang tercatat sebanyak 39.3 juta unit smartphone.

Angka ini membuat Huawei menyalip Apple sebagai vendor ponsel pintar terbesar kedua selama tiga bulan pertama tahun ini, dengan pangsa pasar sebesar 19 persen.

Sementara, iPhone (Apple) terjerembap dengan penurunan jumlah pengapalan hingga lebih dari 30 persen. Pengiriman smartphone Samsung pun minus 8,1 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu. 

Baca juga: Pendapatan Apple Turun Gara-gara Penjualan iPhone Lesu

Melihat kondisi ini, IDC pun mengatakan bahwa Huawei kini semakin dekat dengan ambisi mereka, yakni menempati posisi puncak sebagai vendor smartphone dengan pangsa pasar terbesar.

Meski masih tertinggal sekitar 4 persen, Huawei masih memilki peluang untuk memangkas jaraknya dengan Samsung.

"Peringkat baru Samsung, Huawei, dan Apple ini sangat mungkin menjadi gambaran apa yang akan kita lihat ketika 2019 berakhir," kata Wakil Presiden Program IDC Ryan Reith dalam laporan tersebut.

Daftar angka pengiriman 5 besar vendor smartphone dunia pada kuartal pertama 2019, menurut data firma riset IDC. IDC Daftar angka pengiriman 5 besar vendor smartphone dunia pada kuartal pertama 2019, menurut data firma riset IDC.

iPhone melemah, Huawei Menguat

Dirangkum KompasTekno dari CNBC, Kamis (2/5/2019), Huawei sendiri pertama kali menyalip posisi Apple pada tahun 2018 lalu. Penjualan iPhone kian melemah karena permintaan yang berkurang di wilayah China serta siklus penggunaan smartphone yang lebih lama.

Kendati demikian, CEO Apple Tim Cook masih optimis akan dapat menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi penjualan di wilayah China yang semakin melorot. Pada Maret lalu, angka penjualan di wilayah tersebut turun 22 persen.

Kondisi yang berbanding terbalik justru dialami Huawei yang menguat di China. Menurut riset Canalys, Huawei berhasil meraup 34 persen pangsa pasar ponsel pintar di Negerti Tirai Bambu, dengan jumlah pengiriman meningkat 41 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Usai Tumbangkan Apple, Huawei Bidik Samsung

Bisnis ponsel Huawei memang tengah menunjukkan tren yang positif, khususnya untuk smartphone kelas premium. Meski Huawei tengah mendapat tekanan dari Amerika Serikat terkait isu keamanan data, hal tersebut masih belum mampu menghambat laju Huawei.

Para pejabat di AS pun mengeluarkan imbauan agar masyarakat di sana tidak menggunakan produk atau layanan dari Huawei. Pasalnya Huawei dituduh sebagai mata-mata China dan terlibat dalam tindakan spionase guna memberikan data kepada pemerintah China.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.