Infinix Klaim Tinggal Tunggu Waktu Jadi 5 Besar Merek Ponsel di Indonesia

Kompas.com - 02/05/2019, 17:42 WIB
Monika Rudijono (kiri), Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, dan Christian Sudibyo (kanan), Vice President Infinix Indonesia, dalam peluncuran dua ponsel Infinix terbaru di Jakarta, Kamis (2/5/2019).
InfinixMonika Rudijono (kiri), Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, dan Christian Sudibyo (kanan), Vice President Infinix Indonesia, dalam peluncuran dua ponsel Infinix terbaru di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu merek smartphone China, Infinix menargetkan masuk menjadi lima besar merek smartphone di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Vice President Infinix Indonesia, Christian Sudibyo di sela peluncuran Infinix Hot 7 Pro dan Smart 3 Plus di Jakarta, Kamis (5/2/2019).

"Infinix berharap tahun ini kami masuk lima besar di Indonesia," ujar Christian.

Untuk mencapai target itu, Christian menjelaskan Infinix telah melakukan riset produk dan juga target marketnya di Indonesia

"Dari segi produk, di harga berapa kami juga sudah bisa kira-kira," kata Christian.

"Sehingga, kami bisa memposisikan segmen dan target market kami (tahun 2019)," imbuhnya.

Jika target tersebut berhasil tercapai, Infinix juga memprediksi mereknya akan memiliki 10 persen pangsa pasar smartphone di Indonesia.

Baca juga: Infinix Hot 7 Pro dan Smart 3 Plus Meluncur di Indonesia, Harganya?

Hal serupa juga disampaikan oleh Sergio Ticoalu selaku Country Marketing Manager Infinix Indonesia, di kesempatan yang sama.

"Dari segi produk, kami sudah (riset) kasih harga terjangkau, kami sudah mapping kompetitor, dan kami juga sudah menetapkan target market yang kami inginkan," ujar Sergio.

Dengan ancang-ancang yang dilakukan Infinix itu, pihaknya yakin akan mencapai target tersebut dengan lancar.

"Dari sisi produk, after sales sampai dengan marketing, mencapai 5 besar itu tinggal tunggu waktu," ujar Sergio.

Untuk mencapai 5 besar, Infinix harus bersaing dengan sejumlah kompetitor besar seperti Samsung, Oppo, dan Xiaomi. Infinix mengatakan tak terganggu dengan merek ponsel lain yang sama-sama meluncurkan ponsel murah.

"Kami ga ada musuh (persaingan), kita semuanya dengan kompetitor yang lain itu keluarga, jadi kita tidak ada musuh," ujar Sergio.

Meski begitu, ia mengklaim kualitas dan harga ponsel Infinix memang jauh lebih baik dari kompetitor lain.

Baca juga: 5 Besar Penguasa Pasar Smartphone Dunia di Kuartal Pertama 2019



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X