Asus ZenFone 6 Meluncur dengan Kamera Putar

Kompas.com - 17/05/2019, 08:04 WIB
ZenFone 6Phone Arena ZenFone 6

KOMPAS.com - Asus baru saja memperkenalkan ponsel flagship barunya, ZenFone 6 di Valencia, Spanyol. Asus ZenFone 6 membawa perubahan yang signifikan dibanding pendahulunya, lini ZenFone 5, terutama dari segi desain dan kamera.

Dari sisi muka, Asus memangkas notch layar, hingga hanya tersisia layar bezel-lezz (minim bingkai) berpanel LCD. Diagonal layarnya 6,4 ini dengan rasio aspek 19,5:9 dengan rasio bodi ke layar diklaim mencapai 92 persen.

Dengan absennya "notch", Asus pun membawa inovasi kamera depan. Sejatinya, Asus hanya menyematkan kamera ganda di belakang yang juga difungsikan sebagai kamera depan, dengan mekanisme putar, yang disebut flip camera.

Kamera belakang akan berputar ke depan saat aplikasi kamera depan diaktifkan, seperti halnya kinerja kamera pop-up atau kamera slide yang belakangan bermunculan. Fitur ini sebelumnya juga telah dikenalkan Samsung lewat seri Galaxy A80.

Baca juga: Asus Sebut Ponsel Baterai Besar Rp 3 Jutaan Jadi Tren Tahun Ini

Asus mengklaim, flip camera ini bisa bertahan setelah 100.000 kali dibuka-tutup, kurang lebih sekitar 28 kali digunakan tiap hari selama lima tahun. Kamera ganda tersebut masing-masing beresolusi 48 megapiksel dan 13 megapiksel lensa ultra wide.

Sebagaimana kamera beresolusi 48 megaiksel kebanyakan, Asus menggabungkan empat piksel untuk menciptakan gambar beresolusi 12 megapiksel dengan lebih detail dan warna lebih baik.

Alhasil, saat menggunakan resolusi 48 megapiksel, fitur HDR tidak bisa digunakan. Kamera ZenFone 6 mendukung perekaman video beresolusi 4K pada 60 fps, yang ditemani stabilizer EIS.

Ada pula video slow-motion full HD pada 240 fps dan 120 fps dan video slow-motion HD pada 480 fps. Asus juga tidak mau ketinggalan tren fotografi malam. Di ZenFone 6, pabrikan asal Taiwan itu menyematkan fitur Super Night Mode.

Asus ZenFone 6Phone Arena Asus ZenFone 6

Beranjak ke sektor dapur pacu. Asus ZenFone 6 ditenagai chipset Snapdragon 855 yang dipadu dengan tiga pilihan memori RAM dan penyimpanan, yakni RAM 6 GB/64 GB, 6 GB/128 GB, dan 8 GB/256 GB. Ruang penyimpanan masih bisa diperluas dengan microSD hingga 2 TB.

Ponsel ini dijalankan dengan OS Android 9 Pie murni dan terdaftar sebagai salah satu ponsel yang akan mendapatkan program Android Q Beta. Meski menempelkan beberapa spesifikasi yang kekinian, Asus masih menggunakan pemindai sidik jari konvensional.

Baca juga: Ponsel Kamera Putar Galaxy A80 Dipastikan Segera Masuk Indonesia

Panel pemindai sidik jari membulat di tengah punggung, tepat di bawah kamera ganda yang berjajar horizontal, bukan model yang tertanam di layar. Fitur lain yang tersemat adalah colokan audio 3,5 mm dan tombol khusus Google Assistant.

Di balik cangkang terbenam baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian daya cepat 18 W. Asus ZenFone 6 tersedia dalam dua warna, yakni Midnight Black dan Twilight Silver, sebagaimana KompasTekno lansir dari Phone Arena, Jumat (17/5/2019).

Untuk harganya, harga Asus ZenFone Max 6 saat peluncuran adalah 499 euro (Rp 8,1 jutaan) untuk model RAM 6 GB/64 GB, dan harga 559 euro (Rp 9,1 jutaan) untuk model RAM 6 GB/ 128 GB, serta harga 599 euro (Rp 9,7 jutaan) untuk model RAM 8 GB/128 GB.

Asus ZenFone 6 akan mulai tersedia di pasar AS dan Eropa mulai 25 Mei mendatang.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X