Kompas.com - 16/07/2019, 16:19 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Ponsel flagship teraru Samsung, Galaxy Note 10, siap meluncur pada awal Agustus mendatang. Namun media Korea Selatan mengabarkan bahwa produksi Galaxy Note 10 terganggu kondisi politik Korea Selatan - Jepang.

"Bulan ini, Samsung telah memangkas target produksi chip Exynos sebesar 10 persen, chip itu akan dipakai untuk Note 10," ujar salah satu pejabat Samsung saat diwawancara radio lokal JTBC. Sisa 10 persen yang dipangkas itu akan dikejar produksinya pada bulan depan.

Jepang sedang memberlakukan pembatasan ekspor ke Korea Selatan gara-gara konflik berkepanjangan kedua negara menyangkut kompensasi pekerja paksa Korsel di masa Perang Dunia II.

Pembatasan ekspor diberlakukan terhadap tiga bahan penting yang diperlukan untuk produksi semikonduktor dan layar smartphone di industri teknologi Korea Selatan.

Baca juga: Bocoran Harga Samsung Galaxy Note 10

Padahal, Jepang menguasai sebagian besar pasaran dunia atas bahan dimaksud, yakni fluorinated polymides (90 persen stok dunia berasal dari Jepang), hydrogen fluoride (70 persen), dan photoresist (90 persen).

Pelaku industri teknologi Korsel seperti Samsung, LG Display, dan SK Hynix pun terancam kesulitan bahan baku.

Tindakan Jepang ini disambut gelombang protes oleh para warga Korsel yang menyerukan boikot terhadap produk-produk asal Negeri Sakura tersebut. Tagar #BoycottJapan pun menjadi sempat trending di media sosial di kalangan warganet Korsel.

Baca juga: Korea Selatan Serukan #BoycottJapan di Internet

Galaxy Note 10 sendiri rencananya bakal dirilis di New York, Amerika Serikat (AS) pada 7 Agustus mendatang, dan mulai dijual di Korea Selatan pada 23 Agustus. Samsung mengatakan jadwal peluncuran tidak berubah.

Petinggi Samsung juga telah mengunjungi pabrik rekanan di Jepang minggu lalu untuk berdiskusi dengan para petinggi produsen komponen chip dan layar ponsel.

"Pembatasan perdagangan bisa berefek negatif bagi industri material Jepang, karena perusahaan teknologi Korea menjadi konsumen terbesarnya," kata Lee Su-bin, analis dari Daishin Securities, dirangkum KompasTekno dari The Investor, Selasa (16/7/2019).

Meski demikian, Su-bin memprediksi pemerintah Jepang tidak akan menghentikan total pengiriman ekspor bahan baku chip tersebut, karena bisa merusak pasaran chip global dan industri elektronik.

Baca juga: Dicekik Jepang, Samsung Kesulitan Cari Bahan Baku Chip

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

e-Business
Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Software
Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Software
Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Hardware
Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Software
Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Software
Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Gadget
Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Internet
Sony 'LinkBuds S' Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Sony "LinkBuds S" Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Gadget
Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Software
Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Software
Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Software
OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

Gadget
Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

e-Business
3 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Via Online

3 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Via Online

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.