Beda Galaxy Note 9 dan Galaxy Note 10, Saatnya Ganti?

Kompas.com - 13/08/2019, 20:09 WIB
Galaxy Note 10 Plus Wahyunanda Kusuma Pertiwi/Kompas.comGalaxy Note 10 Plus

Punggung ini tak hanya menawarkan desain yang menarik, tapi juga menyematkan fitur baru dibanding Galaxy Note 9.

Adalah fitur power sharing atau pengisian daya secara wireless dengan menempelkan smartphone atau wearable device ke punggung. Fitur ini menemani NFC yang sudah ada sebelumnya di Galaxy Note 9.

Kamera

Susunan kamera Galaxy Note 9 dan Note 10 atau Note 10 Plus sangat berbeda. Jika dulu tersusun horizontal dan berada di tengah, kini modul kamera ditanamkan secara vertikal di sudut kiri atas punggung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus.

Jumlah kameranya pun meningkat, dari dua menjadi tiga untuk Galaxy Note 10 dan empat kamera untuk Galaxy Note 10 Plus.

Sekadar mengingatkan, Galaxy Note 9 hanya dilengkapi kamera ganda yang terdiri dari kamera belakang wide 12 MP (f/1.5 dan f/2.4) dan telephoto 12 MP (f/2.4).

Sebenarnya, konfigurasi kamera Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus hampir sama. Keduanya sama-sama dibekali kamera ultra wide 16 MP (f/2.2), kamera wide angle 12MP dengan 2PD AF (f/1.5) dan (f/2.4), dan kamera telephoto 12MP (f/2.1).

Hanya saja, Galaxy Note 10 Plus disematkan satu kamera tambahan, yakni sensor ToF (time of flight) atau dalam bahasa Samsung disebut depth vision camera VGA. Sensor ToF ini berfungsi untuk menentukan kedalaman obyek yang dipindai.

Baca juga: Samsung Galaxy Note 10 Plus Punya Kamera Keempat, Apa Fungsinya?

Hal ini demi mendukung fitur 3D yang dibawa Galaxy Note 10 Plus. Ini lah yang menyebabkan adanya fitur 3D scanner di Note 10 Plus, yang tidak ada di Galaxy Note 10 reguler.

Baterai

Galaxy Note 10 dibekali baterai 3.500 mAh, lebih kecil dibanding Galaxy Note 9 yang memiliki kapasitas baterai 4.000 mAh. Sementara Galaxy Note 10 Plus memiliki baterai yang lebih besar dibanding keduanya, yakni 4.300 mAh.

Duo Galaxy Note 10 sama-sama mendukung fitur super fast charging yang diklaim bisa mengisi daya dari nol persen hingga 100 persen dalam waktu 30 menit. Note 10 didukung super fast charging 25W, sementara Note 10 Plus 45W.

Chipset dan Memori

Galaxy Note selalu menjadi flagship paling unggul di lini Galaxy, sebelum Galaxy Fold tentunya. Maka tak heran jika dari tahun ke tahun, chipset paling unggulan ditanamkan di jantung perangkat, seperti Snapdragon 845 di Galaxy Note 9 tahun lalu.

Demi memaksimalkan performa di Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus, Samsung menyematkan chip Snapdragon 855 Plus untuk pasar AS, dan Exynos 9825 untuk pasar negara lainnya, termasuk Indonesia.

Kedua chipset untuk saat ini adalah unggulan dari masing-masing pabrikan. Untuk memori, Galaxy Note 10 hanya hadir dalam satu varian di Indonesia yakni RAM 8 GB dan media internal 256 GB tanpa microSD.

Sebagai komparasi, Galaxy Note 9 varian paling rendah adalah RAM 6 GB dan internal 128 GB.
Sementara Galaxy Note 10 Plus terdiri dari dua varian, yakni RAM 12 GB dengan memori internal 256 GB dan 512 GB, yang masih bisa diperluas dengan microSD hingga 1 TB.

Jack Audio

Untuk kali pertama pula, Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus memensiunkan jack audio 3,5 mm. Peran jack audio digantikan oleh USB C yang berfungsi ganda (hybrid).

S Pen Galaxy Note 10 PlusWahyunanda Kusuma/Kompas.com S Pen Galaxy Note 10 Plus

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X