Visa dan Mastercard Tinggalkan Libra, Proyek Mata Uang Kripto Facebook

Kompas.com - 14/10/2019, 10:24 WIB
Libra Association Tech CrunchLibra Association

KOMPAS.com - Proyek mata uang kripto milik Facebook, Libra mulai mengalami kemunduran. Sejumlah perusahaan yang semula tertarik bergabung dengan proyek tersebut kini satu per satu mulai menarik diri.

Kali ini giliran perusahaan pembayaran ternama, Visa dan Mastercard yang memutuskan keluar dari proyek tersebut. Keduanya menyusul eBay, Mercado Pago, Stripe hingga PayPal yang sudah menyatakan mundur lebih dulu.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Visa mengatakan bahwa keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor, termasuk kemampuan asosiasi untuk memenuhi regulasi yang berlaku.

Baca juga: Banjir Kritikan, Libra Batal Dirilis Facebook?

Asosasi yang beranggotakan sebanyak 28 perusahaan ini memang terus menyusut karena anggota parlemen terus menerus mempertanyakan seperti apa dampak mata uang kripto terhadap mata uang resmi yang saat ini berlaku.

Selain itu parlemen juga terus menekan asosiasi dan anggota yang terlibat dalam proyek Libra untuk dapat memastikan perlindungan konsumen.

Sementara anggota asosiasi lainnya seperti Uber, Lyft dan PayU mengatakan bahwa tidak ada perubahan keputusan soal keterlibatan mereka dalam proyek tersebut.

Asosiasi Libra sendiri merupakan organisasi nirlaba yagn bertanggung jawab mengelola mata uang kripto ini. Pihak asosiasi mengatakan bahwa meski eksodus terjadi, pihaknya akan tetap melangkah maju.

David Marcus, Kepala Proyek Libra mengatakan bahwa keputusan mundurnya sejumlah perusahaan besar dari asosiasi bukanlah menjadi akhir dari Libra. Meski demikian, Marcus tak menyangkal bahwa keputusan tersebut bisa menjadi citra buruk dalam jangka pendek.

Baca juga: Sama-sama Uang Virtual, Apa Bedanya Libra Dengan Bitcoin?

Dikutip KompasTekno dari CNBC, Senin (14/10/2019), Kepala Kebijakan dan Komunikasi Facebook, Dante Disparte juga menegaskan hal senada. Ia menekankan bahwa proyek Libra akan terus bergerak meski sejumlah perusahaan besar memutuskan untuk keluar.

"Kami fokus untuk bergerak maju dan terus membangun asosiasi yang kuat dari beberapa perusahaan terkemuka di dunia, organisasi sosial dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai yang aman, transparan, dan implementasi sistem pembayaran global yang meruntuhkan hambatan keuangan bagi miliaran orang,"kata Dante.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X