Kisah Hidup Huawei, Bermula dari Apartemen Sempit dan Modal Pas-pasan

Kompas.com - 19/11/2019, 09:10 WIB
Booth Huawei di MWC 2019. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoBooth Huawei di MWC 2019.

"Terlepas dari kondisi yang sulit, pekerjaan teknik kami sebenarnya cukup maju. Kami juga memiliki kesempatan yang langka untuk belajar," kata Ren yang mengibaratkan lab teknik tersebut ibarat oasis di padang gurun.

Kesempatan belajar yang ia maksud adalah para teknisi bisa bereksperimen dan menggunakan wawasan matematikanya untuk menciptakan alat yang menjadi sorotan media nasional saat itu.

Ia pun pernah merancang sebuah mesin penekan generator dengan bola mengambang. Mesin tersebut ia buat tanpa referensi atau rancangan cetak biru apapun. Karena itulah, anggota militer lain memanggilnya "Ren-Tech".

Baca juga: CEO Huawei Sesumbar Harmony OS Bakal Saingi Apple iOS

Kesuksesan di lab tentara nyatanya tidak sejalan dengan pekerjaan di luar lingkup militer. Ren mencoba bekerja di luar lingkungan militer namun gagal. Ia dipecat di pekerjaan keduanya. Sejak itu, ia memberanikan diri mulai mendirikan Huawei tahun 1987.

Dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Selasa (19/11/2019), Ren yang kini berusia 75 tahun memiliki kekayaan sebesar 1,3 miliar dollar AS. Ia juga masuk dalam daftar 300 pria China terkaya versi majalah Forbes.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X