Ilham Bintang Ceritakan Bagaimana Kartu SIM-nya Ditukar hingga Rekening Dibobol

Kompas.com - 21/01/2020, 15:06 WIB

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Kamis (9/1/2020), Ilham meminta rekaman CCTV gerai Indosat di Bintaro Xchange.

Pihak Indosat pun menyanggupi dan memberikan rekaman tersebut kepada Ilham di rumah kuasa hukumnya, Elsa Syarif pada 16 Januari 2020.

Dalam rekaman CCTV itu, Ilham melihat sejumlah kejanggalan prosedur.

"Saya perhatikan, loh cuma waktu 7 menit sejak dari masuk, praktis dia mengurus itu (pergantian kartu) cuma 3 menit," ujarnya.

Tidak ada kesibukan verifikasi dan validasi data yang tampak dalam rekaman CCTV tersebut.
Ia pun coba meminta fotokopi KTP yang dibawa oleh si pelaku, namun pihak Indosat mengatakan tidak menyimpannya.

Keesokan harinya, ia meminta formulir pengisian pergantian kartu SIM yang diisi oleh pemohon. Tapi, kolom formulir tersebut banyak yang tidak terisi, namun terdapat tanda tangan yang mengatas namakan "Ilham Bintang".

"Andai kata orang ini (staf) menjalankan SOP (standar operasional prosedur) sedikit saja, dengan dia mengecek database, maka cerita ini gak terjadi. Tapi ya, itu enggak dilakukan," ia menyayangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Formulir Indosat yang diisi pelaku yang mengaku sebagai Ilham Bintang saat meminta pergantian kartu.Dok.Pribadi Ilham Bintang Formulir Indosat yang diisi pelaku yang mengaku sebagai Ilham Bintang saat meminta pergantian kartu.
Ilham telah melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya pada 17 Januari 2020.

Pihak Indosat pun telah mengakui adanya keteledoran prosedur yang dilakukan pegawainya. Saat ini, status kartu tersebut telah diblokir.

Baca juga: Waspadai Penipuan dengan Modus Verifikasi Aplikasi MyTelkomsel

"Kami akan bekerja sama, termasuk jika ada proses yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini, dan menjaga kenyamanan pelanggan kami," ujar SVP-Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk, dilansir Antara, Senin (20/1/2020).

Kendati tidak mendapat kompensasi, Ilham mengapresiasi itikad baik Indosat Ooredoo yang kooperatif dalam kasus ini, terutama mau memberikan data-data yang ia minta.

"Tapi saya mengatakan, saya mau proses hukum saja. Karena kalau proses hukum itu, bukan berarti saya benar atau semuanya benar, jadi kita belajar bersama lah," jelas Ilham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.