Kasus Ilham Bintang, Kominfo: Indosat Tak Ikuti SOP

Kompas.com - 21/01/2020, 15:44 WIB
Logo Indosat Ooredoo IndosatLogo Indosat Ooredoo

KOMPAS.com - Kasus pembobolan rekening bank melalui nomor ponsel yang menimpa wartawan senior Ilham Bintang mendapat perhatian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo).

Modus pembobolan rekening ini dilakukan lewat "pembajakan" kartu Subscriber Identity Module (SIM) Indosat milik Ilham Bintang.

Pelaku tersebut mengaku sebagai Ilham Bintang dan datang ke sebuah gerai Indosat. Di gerai tersebut itulah pelaku kemudian mengambil alih nomor ponsel milik Ilham Bintang. 

Atas kejadian ini, pihak Kementerian Kominfo mengaku telah melakukan pemanggilan kepada Indosat. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo RI, Ferdinandus Setu.

"Kemarin kami sudah rapat dan sudah memanggil Indosat, hasilnya bahwa ada SOP (standar operasional prosedur) yang terlewatkan," ujar Ferdinandus.

Baca juga: Ilham Bintang Ceritakan Bagaimana Kartu SIM-nya Ditukar hingga Rekening Dibobol

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Nando ini juga mengatakan bahwa ada sejumlah prosedur yang tidak dilakukan oleh pihak Indosat, ketika pengguna ingin melakukan pergantian kartu.

"Ada beberapa tahapan yang saat ditanyakan kepada orang yang ingin mengganti kartu itu tidak dilakukan," lanjutnya.

Ketika disinggung soal sanksi untuk operator, Kominfo pun mengatakan masih mendalami pihak-pihak yang terkait dengan kasus ini dan belum memastikan sanksi apa yang nantinya akan diberikan.

"Yang jelas operator itu di bawah Kominfo, artinya teguran-teguran itu pasti akan kami lakukan," kata Ferdinandus kepada KompasTekno di Studio Orange KompasTV, Selasa (21/1/2020).

Kominfo pun juga mengaku bahwa pihaknya akan memberikan dukungan apabila Polda Metro Jaya ingin meminta keterangan dari ahli.

Baca juga: Ilham Bintang Laporkan Kasus Pembobolan Rekeningnya ke Polisi

"Tapi, sekarang sudah masuk kasus hukum. Artinya, kami akan membantu jika Polda Metro membutuhkan keterangan dari ahli. Pasti kami dukung kasus ini untuk diungkap, yang artinya dalam sebatas pendampingan," pungkas Ferdinandus.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X